Wanita cantik asal Eropa Tengah berikut ini diketahui bernama Fabiola Elizabeth Agnes Jost. Sosoknya langsung menjadi sorotan usai berkesempatan mengunjungi salah satu peternak domba di Tanah Pasundan.
Bule Inspiratif
Wanita cantik asal Eropa Tengah berikut ini diketahui bernama Fabiola Elizabeth Agnes Jost. Sosoknya langsung menjadi sorotan usai berkesempatan mengunjungi salah satu peternak domba di Tanah Pasundan.
Tak hanya sekadar berkunjung, wanita yang memiliki paras memukau tersebut turut berbincang cukup lama dengan sang pemilik. Fabiola kedapatan bercakap menggunakan bahasa Sunda dengan begitu mahir.
Perbincangan dengan sosok pemilik ternak domba di Jawa Barat kala itu bahkan berlangsung secara dua arah. Fabiola turut mengerti dan menanggapi cerita yang diungkapkan sang pemilik mengenai bisnisnya kala itu. "Kudu nunggu lebih gedean tanduknya nyak?" tanyanya.
Selain berbincang, Fabiola juga tak segan untuk turun langsung ke kandang kambing. Wanita cantik tersebut mengusap sejumlah domba hingga memberi rumput ke tempat makan. Ada raut sumringah yang tak luput dari wajah ayunya saat itu.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Fabiola diketahui kini menghabiskan waktunya di Bali. Dia pun kerap berbagi momen di pantai hingga berbagai tempat mengasyikkan lainnya. Si cantik tersebut rupanya gemar bepergian atau traveling.
Lantaran keunikan dari wanita cantik yang dapat berbahasa Sunda dengan mahir tersebut, tak sedikit dari warganet yang merasa kagum. Dia lantas dijuluki sebagai 'bule nyunda'. "Bule nyunda," tulis akun @ajankraden187.
Donald Trump dikatakannya telah memutarbalikkan tuduhan kepada Afsel melakukan genosida terhadap orang-orang kulit putih, dan menyita tanah milik orang kulit.
Baca SelengkapnyaMenurutnya, keterlibatan dalam peperangan di Timur Tengah jadi salah satu contoh langkah AS yang bertindak sendiri daripada memimpin negara sekutunya.
Baca Selengkapnya
Jerman telah memberlakukan peraturan untuk menghukum perusahaan-perusahaan besar yang secara sembarangan menaikkan harga bahan bakar.
Baca Selengkapnya
Mengapa Jerman enggan terlibat dalam konflik di Iran?
Baca SelengkapnyaNATO merupakan aliansi pertahanan sehingga konflik tersebut tidak bisa dianggap sebagai perang yang melibatkan NATO.
Baca Selengkapnya
Menteri Kemenekraf Widiyanti Putri Wardhana kunjungi Rumah Budaya Indonesia (RBI) di Berlin, Jerman, perkuat Kemenekraf Promosi Pariwisata Budaya Indonesia, menarik dunia mengenal kekayaan tradisi Nusantara.
Baca SelengkapnyaJerman berharap untuk masa depan demokratis bagi Iran, perubahan tersebut harus datang dari rakyat Iran sendiri.
Baca Selengkapnya
Ini alasan mengapa Jerman dan Belgia tolak terlibat serangan militer AS dan Israel ke Iran.
Baca Selengkapnya
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyambut baik penandatanganan MoU penempatan sekitar 4.000 Pekerja Migran Indonesia di Jerman, menandai potensi besar Indonesia dalam ekspor jasa profesional global.
Baca Selengkapnya
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyambut baik penandatanganan MoU yang membuka peluang penempatan 4.000 Tenaga Kerja Indonesia di Jerman, memperkuat ekspor jasa profesi nasional.
Baca Selengkapnya
Survei ini dilaksanakan oleh Institut Allensbach di Jerman pada bulan Januari tahun 2026.
Baca Selengkapnya
Apa langkah-langkah yang diambil oleh pihak berwenang di Jerman untuk mengatasi masalah kekurangan pasokan darah?
Baca Selengkapnya