Seperti dilansir dari unggahan akun Twitter Potret Lawas, terlihat suasana Kampung Melayu Semarang yang sangat damai dan tentram pada tahun 1915 silam. Potret tersebut diambil oleh O.Hisgen & Co Arsip Leiden University Library.
Viral Hari Ini
Seperti dilansir dari unggahan akun Twitter Potret Lawas, terlihat suasana Kampung Melayu Semarang yang sangat damai dan tentram pada tahun 1915 silam. Potret tersebut diambil oleh O.Hisgen & Co Arsip Leiden University Library.
Tak berbeda jauh, hingga saat ini perkampungan ini suasananya masih terasa sama. Hanya ada beberapa bangunan saja yang menjadi pembedanya. "Selayaknya daerah pesisir, orang-orang dari pelbagai negeri juga saling berbagi pengaruh di Kampung Melayu, Semarang," keterangan yang tertulis dalam unggahan.
Di sisi lain potret dari akun Twitter @uditaw_ memperlihatkan masjid yang menjadi ikonik di Kampung Melayu itu. Masjid dengan menara yang begitu khas terlihat masih berdiri kokoh seperti dalam poteet 1915 silam.
"Muter-muter daerah situ juga, banyak spot menarik karena bangunannya kayak khas gitu," papar @uditaw_.
"Dan hari ini baru tahu kalau itu Kampung Melayu Semarang," usai dirinya menyadari.
Sebanyak 83 narapidana di Jawa Tengah mendapatkan Remisi Waisak 2026 sebagai bentuk penghargaan. Siapa saja yang berhak menerima dan bagaimana prosesnya?
Baca Selengkapnya
Dua pelaku berinisial AV dan RA telah diamankan, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.
Baca Selengkapnya
Universitas Katolik Soegijapranata Semarang menggelar HLIOS 2026, sebuah forum internasional yang merumuskan solusi hukum adaptif untuk menghadapi tantangan kesehatan global yang kompleks.
Baca Selengkapnya
Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah pria yang hanyut di Kanal Banjir Barat Semarang pada Sabtu pagi, setelah pencarian intensif sejak Jumat.
Baca SelengkapnyaSejarah pernah mencatat tragedi kapal Mavi Marmara pada Mei 2010 yang diserang Israel hingga menewaskan 10 aktivis, terbanyak dari Turki.
Baca Selengkapnya
Isu tersebut mencuat setelah unggahan akun Instagram @therahelyosi menyebut adanya perintah dari pimpinan baru Lawang Sewu untuk membuang seluruh kucing.
Baca Selengkapnya
Museum Marsinah di Nganjuk resmi dibuka, diharapkan menjadi destinasi wisata edukatif baru yang membangkitkan perekonomian lokal sekaligus mengabadikan jejak perjuangan Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kota Semarang terus melakukan sosialisasi terkait pemasangan portal pembatas ketinggian kendaraan kepada pengemudi bus AKAP. Apa tujuan utama langkah ini dan bagaimana dampaknya bagi keselamatan di jalan raya?
Baca Selengkapnya
Ratusan kapal nelayan memadati perairan Tambaklorok, Semarang, merayakan Sedekah Laut Tambaklorok Semarang, sebuah tradisi tahunan yang menjadi wujud syukur dan pengingat pentingnya harmoni alam.
Baca Selengkapnya
Indosaku menegaskan komitmen memperkuat tata kelola perusahaan serta perlindungan konsumen, menindaklanjuti sanksi dan arahan OJK terkait praktik penagihan yang tidak sesuai standar.
Baca Selengkapnya
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen mendorong Koperasi Merah Putih (KMP) berkembang berbasis ekonomi syariah, menjadikan KMP Tambakrejo percontohan untuk target ekonomi syariah 2027.
Baca Selengkapnya
Anggota DPR RI mendorong Kabupaten Siak menjadi wajah wisata budaya Melayu di Indonesia, menyoroti kekuatan sejarah dan peradaban Melayu yang unik untuk penguatan branding pariwisata nasional.
Baca Selengkapnya