Rama Prayudha, merupakan salah satu prajurit TNI AU dengan wajah tampan yang begitu memesona. Seperti nampak dari seragam yang dikenakannya, pria tampan ini memiliki jabatan sebagai Letnan Dua (Letda).
TNI
Rama Prayudha, merupakan salah satu prajurit TNI AU dengan wajah tampan yang begitu memesona. Seperti nampak dari seragam yang dikenakannya, pria tampan ini memiliki jabatan sebagai Letnan Dua (Letda).
Ada satu bagian yang dapat mencuri perhatian dan salah fokus. Rama mempunyai alis yang sangat tebal sehingga membuat wajahnya semakin terlihat memesona. Tak heran apabila dia banyak dipuji. "Alisnya badai bangg," tulis komentar netizen bernama @ichaichapj08.
Ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam menggunakan media sosial. Terbukti dari beberapa potret yang terpampang di Instagram pribadinya. Seperti potret saat tidak mengenakan seragam satu ini, Rama tampak begitu memesona dengan kaos polo warna hitam.
Berikut adalah potret tampan dari Letda Rama yang sedang mengenakan baju loreng khas para TNI. Ia nampak begitu gagah dengan bergaya candid. "Change pain into power," tulisnya sebagai keterangan unggahan.
Terdapat potret yang begitu mencuri perhatian pula dalam unggahan akun Instagramnya. Yaitu memperlihatkan ketika Letda Rama masih menjadi seorang taruna TNI AU. Ia berpotret dengan menggunakan seragam taruna berwarna oranye lengkap dengan kacamata dan bergaya di depan kamera.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kesiapan dan permasalahan yang dihadapi Lanud R.Suryadi Suryadarma.
Baca Selengkapnya
Wakil Kepala Staf Angkatan Udara meninjau kesiapan operasional Lanud R. Suryadi Suryadarma di Subang.
Baca Selengkapnya
Seminar nasional di Seskoau menyoroti pentingnya kesiapan TNI AU menghadapi operasi multidomain.
Baca Selengkapnya
Penegasan tersebut disampaikan Pangkoopsudnas saat menjadi narasumber pada seminar nasional yang digelar Pasis Seskoau A-64 TP. 2026 di kampus Seskoau.
Baca Selengkapnya
Hal ini disampaikan dalam sidang lanjutan dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis (4/6).
Baca Selengkapnya
Tahapan pledoi digelar setelah Oditur Militer sebelumnya membacakan tuntutan terhadap empat terdakwa yang merupakan anggota TNI.
Baca SelengkapnyaBerdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 09.40 WIB, kondisi di pintu masuk utama BGN juga tampak lebih terbuka dibandingkan hari sebelumnya.
Baca SelengkapnyaKuasa hukum keluarga, Marselinus Edwin menilai putusan dibacakan jauh dari rasa keadilan. Mereka mendesak Oditur Militer segera mengajukan banding.
Baca SelengkapnyaKekecewaan itu diungkapkan keluarga usai menghadiri sidang pembacaan putusan terhadap tiga prajurit TNI yang terlibat dalam kasus tersebut, Rabu (3/6/2026).
Baca Selengkapnya
Pertimbangan tersebut disampaikan majelis hakim saat membacakan putusan perkara pada Rabu (3/6/2026).
Baca SelengkapnyaHukuman paling berat dijatuhkan kepada Serka Mochamad Nasir (MN). Prajurit TNI AD itu divonis 13 tahun penjara dan dipecat dari dinas militer.
Baca SelengkapnyaKejagung menggeledah Kantor Badan Gizi Nasional di Jakarta Pusat. Belasan penyidik Pidsus diterjunkan, sementara perkara yang disidik belum diungkap.
Baca Selengkapnya