Massa demonstran dari Barisan Umat Islam Kaffah menunjukkan foto ISIS saat menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Patung Kuda, Jakarta, Kamis (12/3).
Ekstremis ISIS
Massa demonstran dari Barisan Umat Islam Kaffah menunjukkan foto ISIS saat menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Patung Kuda, Jakarta, Kamis (12/3).
Aksi unjuk rasa ini digelar untuk menolak keberadaan ISIS di Indonesia karena dinilai bertolak belakang dengan ajaran Islam.
Dalam aksinya mereka juga membakar poster ISIS di Bundaran Patung Kuda.
Mereka juga membakar bendera hitam yang melambangkan simbol ISIS di Bundaran Patung Kuda.
Rumah Jirayut di Jakarta menarik perhatian dengan desain modernnya yang megah, terdiri dari dua lantai yang menonjolkan fasad depan yang menawan.
Baca SelengkapnyaSejumlah persoalan yang disampaikan mahasiswa akan dipelajari lebih lanjut sesuai kewenangan pemerintah.
Baca SelengkapnyaDari pantauan di lokasi, demo mahasiswa berakhir sekitar pukul 19.15 WIB.
Baca SelengkapnyaAdapun arus lalu lintas tepat di gedung dewan perlahan-lahan mulai dibuka lagi untuk kendaraan.
Baca SelengkapnyaRatusan mahasiswa hari ini menggelar aksi demp di depan gedung DPRD Sumsel, Palembang.
Baca SelengkapnyaKetegangan bermula saat kepolisian meminta massa tidak menyalakan ban yang telah diletakkan di sekitar area aksi.
Baca SelengkapnyaMassa demonstran dijadwalkan akan menggelar aksi hari ini di sejumlah titik di Jakarta.
Baca SelengkapnyaAksi mahasiswa di Medan Merdeka Selatan sempat diwarnai dorong-dorongan dengan polisi saat massa berupaya bergerak menuju kawasan Patung Kuda.
Baca SelengkapnyaSebanyak 6.675 personel gabungan disebar memetakan sedikitnya empat titik aksi yang menjadi pusat konsentrasi massa.
Baca SelengkapnyaKapolda Metro Jaya memerintahkan personel mengamankan peserta aksi yang membawa benda berbahaya serta menegaskan larangan penggunaan senjata api.
Baca SelengkapnyaKapolda Metro Jaya, kata Joko mengingatkan seluruh personel agar memastikan jalur VIP Presiden Jerman tetap steril dan aman selama rangkaian kunjungan.
Baca SelengkapnyaNasaruddin mengatakan sebagai menteri agama, dirinya memiliki kepentingan untuk mengingatkan kepada masyarakat, khususnya ummat beragama.
Baca Selengkapnya