Empat pelaku begal di Warteg Mamoka Bahari digelandang usai diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (26/1/2020).
Kriminal
Empat pelaku begal di Warteg Mamoka Bahari digelandang usai diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (26/1/2020).
Polisi menangkap empat orang begal Warteg Mamoka Bahari di kawasan Pesanggrahan beberapa waktu lalu.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua unit sepeda motor, celurit, dompet korban, serta dua potong baju yang dipakai tersangka pada waktu kejadian.
Akibat perbuatannya, keempat pelaku dikenakan pasal 368 KUHP tentang dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun.
Salah satu pelaku terlihat terkena luka tembak saat diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (26/1/2020).
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnomo saat menunjukan barang bukti beserta tersangka begal Warteg di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (26/1/2020).
Ekspresi empat orang pelaku begal warteg saat diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (26/1/2020).
Empat orang pelaku begal warteg saat diamankan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Minggu (26/1/2020).
Puncaknya, perkelahian terjadi antara korban dan pelaku, Selasa (2/6) malam. Korban mengalami luka bacokan di bahu kanan dan dada.
Baca SelengkapnyaKorban kehilangan uang tunai sebesar USD 600 dan 2.000 Rupee India, serta Rp3.400.000 yang disimpan di dalam kamar nomor enam.
Baca SelengkapnyaKasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono mengatakan, peristiwa tersebut diketahui pada Jumat (5/6).
Baca SelengkapnyaAliet menjelaskan bahwa korban yang tergiur dengan uang sewa kemudian menyewakan kendaraanya kepada pelaku.
Baca SelengkapnyaPeristiwa tersebut diduga dipicu sengketa batas rumah yang telah berlangsung lama antara pelaku dan korban.
Baca SelengkapnyaSetelah setahun melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mencium keberadaan pelaku di Kabupaten Sigi, Sulteng.
Baca SelengkapnyaSemuel menyebut korban kehilangan setidaknya perhiasan emas seberat 30 gram yang disimpan di dompet yang ada di dalam lemari.
Baca Selengkapnya
Polisi berhasil mengungkap motif di balik kasus pembunuhan pedagang cilok Tangerang yang jasadnya ditemukan di Cikupa. Rasa sakit hati akibat intimidasi menjadi pemicu utama aksi keji ini.
Baca SelengkapnyaKarena kaget dirinya bangun dan mengemudikan kendaraan truk yang semestinya maju jadi mundur sebanyak dua kali
Baca Selengkapnya
Kepolisian Resor Situbondo tengah menyelidiki dugaan pembunuhan bidan Murtafia Rafika Devi (34) yang ditemukan tak bernyawa di saluran drainase, memicu keprihatinan warga setempat.
Baca SelengkapnyaBerdasarkan hasil penyelidikan, aksi pembunuhan tersebut diduga dipicu rasa sakit hati karena pelaku tidak terima ibunya kerap dihina oleh korban.
Baca SelengkapnyaKasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, mengatakan peristiwa itu bermula ketika terjadi tawuran di kawasan terowongan.
Baca Selengkapnya