Hari ini (29/10), Google memasang doodle tempeh dengan tagline yang berbunyi, "Celebrating Tempeh." Buat mengenal lebih jauh sumber protein hewani terpopuler di Indonesia ini, yuk, simak beberapa fakta menarik tentang tempe.
Google Doodle
Hari ini (29/10), Google memasang doodle tempeh dengan tagline yang berbunyi, "Celebrating Tempeh." Buat mengenal lebih jauh sumber protein hewani terpopuler di Indonesia ini, yuk, simak beberapa fakta menarik tentang tempe.
Tempeh adalah penyebutan yang paling populer di dunia barat sejak 1960-an. Penulisan ini sebenarnya dipilih untuk mencegah orang-orang barat membacanya 'temp'.
Menurut pakar sejarah kuliner UGM, Murdijati Gardjito, tempe diperkenalkan oleh orang-orang Jawa kuno. Mary Astuti, juga pakar sejarah kuliner UGM berkesimpulan makanan yang disebut tempe dhele itu terbuat dari kedelai hitam (Glycine soja). Pasalnya, kedelai putih dibawa oleh bangsa China ke Jawa dan digunakan untuk membuat tahu. Sementara kedelai yang digunakan untuk membuat tempe dhele sudah dibudidayakan jauh sebelum kedatangan bangsa China.
Daerah Banyumas dan sekitarnya mengenal tempe bongkrek yang dibuat dari ampas kelapa kering sebagai lauk murah meriah. Makanan ini sudah diimbau untuk tidak diproduksi dan dikonsumsi lagi, karena sering menyebabkan kasus keracunan massal. Ampas kelapa dalam proses pembuatan tempe kerap terkontaminasi Burkholderia gladioli (atau lebih dikenal dengan nama lama Pseudomonas cocovenenans) yang memproduksi asam bongkrek dan racun toxoflavin yang mematikan.
Tempe tengah populer di dunia barat sebagai sumber protein favorit kaum vegetarian. Makanan ini disebut superfood, karena kualitas proteinnya sebagus daging, mengandung semua asam amino esensial, tinggi kalsium, rendah lemak jenuh, tinggi vitamin B, bebas kolesterol, tinggi isoflavon, tinggi asam folat, dan tinggi asam lemak esensial. Selain itu, bakteri baik di dalamnya baik untuk pencernaan.
Departemen Sains Makanan Swedia mengkreasikan tempe dari barley (jelai) dan oat (gandum serealia) pada 2008. Dua bahan ini digunakan untuk mengakali kesulitan menanam kedelai di negara yang iklimnya tidak memungkinkan.
Ijan juga berharap agar program MBG dapat terus berlangsung sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat.
Baca Selengkapnya
Di balik kesederhanaan tempe, terdapat manfaat kesehatan yang signifikan, yaitu kemampuannya dalam meningkatkan antibodi dan memperkuat sistem imun tubuh.
Baca Selengkapnya
Protein adalah makronutrien yang harus ada dalam setiap waktu makan, termasuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca SelengkapnyaDia adalah Ruth Kedar, seniman dan desainer asal Brasil yang pertama kali bertemu dengan pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, pada tahun 1998.
Baca SelengkapnyaMenurut catatan arsip dan laporan The Telegraph pada 2016, Google pertama kali merayakan ulang tahun pada 8 September 2003. Lantas, mengapa berubah?
Baca SelengkapnyaLogo sederhana dengan warna primer biru, merah, kuning, dan hijau itu seolah membawa pengguna kembali ke masa awal Google berdiri.
Baca Selengkapnya
Banyak artis di Indonesia yang ternyata menggunakan nama panggung yang berbeda dari nama asli mereka.
Baca Selengkapnya
Alasan di balik penampilan kopi susu gula aren sebagai Google Doodle di halaman pencarian Google hari ini ternyata sangat menarik.
Baca Selengkapnya
Di Eropa tempe digemari. Hal itu yang membuat startup Tiba Tempeh disuntik investor Rp24 Miliar.
Baca Selengkapnya
Sebelum era digital, orang menggunakan cara-cara unik dan aneh untuk mengetahui waktu dan jam. Artikel ini mengungkap metode kuno yang menakjubkan.
Baca Selengkapnya
Tempe bukan sekadar lauk pendamping. Ini sepuluh resep inovatif, tempe diolah menjadi aneka hidangan yang menggugah selera cocok untuk memperkaya menu harian.
Baca Selengkapnya
Tahukah Anda? Beberapa bangunan di Bumi ternyata sangat besar hingga bisa terlihat dari luar angkasa.
Baca Selengkapnya