Pangeran Charles didampingi sang istri Camilla, Adipati Cornwall tengah asyik bermain dengan kadal Tuatara selama mengunjungi Cagar Alam Orokonui Eco di Dunedin, Selandia Baru, Kamis (5/11).
Keluarga Kerajaan Inggris
Pangeran Charles didampingi sang istri Camilla, Adipati Cornwall tengah asyik bermain dengan kadal Tuatara selama mengunjungi Cagar Alam Orokonui Eco di Dunedin, Selandia Baru, Kamis (5/11).
Pangeran Charles yang tengah asyik bermain kadal.
Terlihat seekor lebah besar (bawah) menghinggapi celana Pangeran Charles saat tengah asyik bermain kadal Tuatara.
Melihat itu, Pangeran Charles dan istrinya langsung panik dan terkejut.
Dia langsung meletakkan kadal tersebut ke dalam kandangnya.
Disebutkan bahwa kurang dari dua bulan berlalu antara pengujian sistem tersebut dan penerapannya.
Baca Selengkapnya
Bagaimana tanggapan Perdana Menteri Inggris terhadap tuntutan agar ia mengundurkan diri? Berikut penjelasannya secara lengkap.
Baca SelengkapnyaKetegangan meningkat di kawasan itu setelah Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari melancarkan serangan ke Iran.
Baca Selengkapnya
Inggris mengirimkan kapal perang ke Timur Tengah untuk mengamankan Selat Hormuz, menyusul meningkatnya ketegangan dan gangguan pelayaran di jalur strategis ini.
Baca Selengkapnya
Fenomena kembar heteropaternal superfecundation merupakan salah satu kejadian yang paling aneh dan unik dalam dunia kehamilan.
Baca Selengkapnya
Ekspor Papua Maret 2026 didominasi kayu dan produk kayu, namun nilai total ekspor turun drastis dibanding bulan sebelumnya. Ketergantungan pada nonmigas tinggi, dengan Australia sebagai pasar utama.
Baca SelengkapnyaRentetan serangan antisemit di London Utara, resmi disebut sebagai darurat nasional yang mengancam stabilitas Inggris.
Baca SelengkapnyaPresiden AS itu mengklaim bahwa Raja Inggris Charles III bakal berada di pihaknya untuk menghadapi Iran dan isu Ukraina.
Baca Selengkapnya
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Trump ketika menyambut kedatangan Raja Charles III di Gedung Putih.
Baca SelengkapnyaPengiriman tersebut meninggalkan Inggris pada 23 Maret dan disita di bandara Liege di Belgia pada 24 Maret.
Baca SelengkapnyaKonferensi ini akan mempertemukan negara-negara non-agresif yang bersedia berkontribusi pada misi multinasional.
Baca SelengkapnyaKonferensi ini akan mempertemukan negara-negara non-agresif yang bersedia berkontribusi pada misi multinasional.
Baca Selengkapnya