Limbah AC yang dibuang disimpan sementara sebelum akhirnya dimusnahkan di perusahaan Tokyo Eco Recycle di Tokyo, Jepang, Kamis (19/1). Volume limbah elektronik mengalami peningkatan tajam di seluruh Asia. Hal ini disebabkan karena tingkat pendapatan orang di dunia meningkat sehingga memungkinkan ratusan juta orang makin mampu membeli smartphone dan perangkat elektronik lainnya. Menurut sebuah studi PBB, dampak dari banyaknya limbah ini dapat mengancam kesehatan manusia dan juga lingkungan.