Mantan Presiden AS Donald Trump saat membuka dengan pidato di acara konvensi negara bagian NCGOP di Greenville, North Carolina AS pada (5/6/2021).
Donald Trump
Mantan Presiden AS Donald Trump saat membuka dengan pidato di acara konvensi negara bagian NCGOP di Greenville, North Carolina AS pada (5/6/2021).
Donald Trump kembali muncul ke depan publik pada Sabtu malam lalu. Penampilan ini merupakan yang pertama sejak mantan Presiden AS itu meninggalkan Gedung Putih pada Januari lalu.
Dalam acara tersebut, dia menyampaikan pidato dan menyinggung kepemimpinan presiden AS dengan mengklaim Amerika akan mundur jika dipimpin Joe Biden.
Mantan Presiden AS itu juga menyampaikan penyebab awal pandemi corona yang kemungkinan bocor dari Institut Virologi Wuhan setelah timnya melakukan serangkaian penelitian asal virus mematikan tersebut di China.
Dia mengatakan China harus membayar negara-negara di dunia 'minimal USD 10 triliun' akibat dampak pendemi Covid-19.
Peraturan baru mengenai Visa AS akan diterapkan mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2026.
Baca Selengkapnya
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan pernyataan setelah wasit Somalia, Omar Artan, tidak diizinkan masuk ke Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026.
Baca SelengkapnyaPernyataan itu disampaikan Perwakilan Tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani.
Baca SelengkapnyaIravani menegaskan jika Washington memang benar menginginkan solusi diplomatik maka harus meninggalkan bahasa ancaman.
Baca SelengkapnyaIravani menegaskan jika Washington memang benar menginginkan solusi diplomatik maka harus meninggalkan bahasa ancaman.
Baca SelengkapnyaIran menegaskan akan tetap membalas serangan AS dengan menyasar pangkalan AS di Timur Tengah.
Baca Selengkapnya
Klaim serangan ini menjadikan Kuwait dan Bahrain sebagai pusat ketegangan yang baru antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca SelengkapnyaKorps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan mereka menargetkan pangkalan yang menampung jet tempur F-35, F-15, dan F-16 Amerika di Yordania.
Baca SelengkapnyaIran memperingatkan Timur Tengah akan menjadi “neraka” bagi AS jika keamanan Selat Hormuz diganggu di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Baca Selengkapnya
Serangan terhadap infrastruktur vital tidak dapat dibenarkan sebagai bentuk kekuatan atau keunggulan militer.
Baca Selengkapnya
Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada Kamis, 11 Juni 2026, menyebabkan harga minyak Brent dan WTI mengalami kenaikan signifikan.
Baca SelengkapnyaIran mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi seluruh aktivitas pelayaran menyusul meningkatnya ketegangan kawasan dan serangan terbaru AS.
Baca Selengkapnya