Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

YouTube blokir ceramah propaganda ekstrem ulama Amerika

YouTube blokir ceramah propaganda ekstrem ulama Amerika Anwar al-Awlaki. abc.net.au

Merdeka.com - Selama delapan tahun propaganda dari ceramah ekstrem Anwar al-Awlaki, ulama asal Amerika Serikat, telah mempengaruhi banyak teroris di Negeri Paman Sam, termasuk pelaku penembakan Fort Hood, Bom Boston, dan pembantaian di San Bernardino, California, serta Orlando, Florida.

YouTube sebelumnya membolehkan ratusan jam ceramah Al-Awlaki beredar di Internet dan bisa diakses oleh siapa saja melalui ponsel atau komputer.

Kini dengan adanya tekanan pemerintah dan upaya kontraterorisme, YouTube secara drastis mengurangi video-video ceramah al-Awlaki. Dia kini sudah tewas akibat serangan pesawat nirawak (drone) militer AS.

Dikutip dari laman the Straits Times, Senin (13/11), pejabat YouTube mengatakan dengan teknologi video sidik jari, YouTube kini menandai setiap ceramah Awlaki secara otomatis dan memblokirnya sebelum orang bisa melihatnya di Internet.

Pencarian dengan kata kunci 'Anwar al-Awlaki' di YouTube sebelumnya sempat memuat 70 ribu video, termasuk karya-karyanya, kisah hidupnya dari saat dia menjadi imam di AS hingga menjadi anggota Al Qaidah di Yaman.

Kini di YouTube ada sekitar 18.600 video tentang Awlaki, sebagian besar berita tentang kehidupan dan kematiannya.

"Ini adalah saat-saat menentukan, apakah kita akan membiarkan kampanye jihad-siber semacam ini," ujar Mark D Wallace, kepala eksekutif Proek Kontraterorisme, lembaga peneliti yang sejak lama menyerukan ceramah Awlaki di Internet dihapus.

Awlaki menghabiskan separuh masa hidupnya di AS dan dia fasih berbahasa Inggris. Dia lahir di New Mexico dari kedua orangtua asal Yaman. Sebagai imam kondang di Denver, San Diego, dan pinggiran Washington DC, Awlaki kerap merekam ceramah-ceramahnya yang kemudian laku keras di kalangan muslim Barat.

Setelah pulang dari London pada 2002, dia mulai menganut paham yang menyebut AS sedang berperang melawan muslim.

Usai ditemukannya bukti dia merekrut seorang pemuda Norwegia yang ingin meledakkan pesawat di atas Detroit pada Hari Natal 2009, Presiden Barack Obama memerintahkan dia masuk dalam daftar teroris yang harus dibunuh.

Awlaki dan tiga militan Al Qaidah tewas dalam serangan drone di Taman pada September 2011. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP