Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

White Helmets, propaganda Barat di Suriah berkedok tim kemanusiaan

White Helmets, propaganda Barat di Suriah berkedok tim kemanusiaan white helmets. ©huffington Post

Merdeka.com - Tak banyak orang mencermati ada nama White Helmets di balik sejumlah video dan foto korban perang di Suriah yang banyak beredar di media sosial. Video dan foto-foto korban perang Suriah itu dengan mudah bisa membuat orang langsung merasa tersentuh, sedih, berempati, sekaligus mengecam kekerasan akibat perang di Suriah. Yang teranyar adalah video korban serangan gas kimia di Kota Khan Sheikhoun, Provinsi Idlib pekan lalu.

White Helmets juga menjadi narasumber media arus utama Barat seperti CNN, Reuters, BBC, The Guardian, dan banyak lagi dalam memberitakan konflik di Suriah. Media Barat menuding serangan itu dilakukan oleh militer Suriah. Lantaran video dan foto-foto itu pula Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam Presiden Suriah Basyar al-Assad dan langsung memutuskan meluncurkan 59 rudal tomahawk ke sejumlah pangkalan udara Suriah.

Siapa sebenarnya White Helmets (WH) yang selama ini mengaku sebagai pegiat kemanusiaan untuk menolong warga Suriah korban perang dan rajin membuat video serta foto-foto mengenaskan korban perang?

Pertahanan Rakyat Sipil Suriah atau lebih dikenal White Helmets selama ini diketahui selalu beroperasi di wilayah yang dikuasai pemberontak Suriah. Dikutip dari Sputnik News, organisasi ini didirikan di Istanbul, Turki pada Maret 2013 oleh mantan intelijen Inggris bernama James Le Mesurier yang punya perusahaan jasa SAR bermarkas di Dubai. Anggota WH diambil dari warga sipil Suriah yang diberi pelatihan khusus oleh lembaga SAR Turki. WH mendapat bantuan dana dari sejumlah pemerintah negara Barat seperti Inggris, Denmark, Jerman, Belanda, dan terutama Amerika Serikat lewat USAID. Selama 2013 WH mendapat kucuran dana segar sebesar USD 13 juta. Hingga kini WH diperkirakan beroperasi dengan dana USD 100 juta dari negara donor Barat.

Dilansir dari laman 21century Wire, WH mengklaim sebagai organisasi kemanusiaan yang tidak terkait kepentingan politik mana pun di Suriah atau di tempat lain. Tapi belakangan disinyalir sejumlah anggota WH ternyata adalah anggota dari pemberontak Al Nusra, jaringan Al Qaidah di Suriah, dan ISIS. WH dengan demikian adalah bagian dari mesin propaganda untuk menjelek-jelekkan pemerintahan Assad dan mendorong masuk campur tangan asing. Dalam sebuah video di Idlib sempat terlihat anggota WH mengibarkan bendera Al Qaidah di dekat para militan kelompok teror itu.

foto white helmets

foto white helmets ©21centurywire

WH kian berkibar namanya sebagai pegiat kemanusiaan yang sering mengabadikan aksi mereka menolong korban sipil di Suriah lewat foto dan video. Mereka sering membuat video penyelamatan bocah dari reruntuhan gedung akibat serangan udara. Namun pengamat dan pakar independen menulis dalam laman Moon of Alabama, sejumlah foto dan video WH mencurigakan dan tidak lazim. Pengamat mengatakan foto-foto itu dibuat-buat atau sudah direncanakan alias hasil rekayasa seperti pembuatan film dan menjadi bagian dari mesin propaganda untuk menyerang pemerintahan Suriah.

Bukan kebetulan rasanya jika WH bisa membuat foto dan video yang terlihat sangat menggugah rasa kemanusiaan itu karena mereka dibantu perusahaan konsultan PR Syria Campaign dan Purpose yang bermarkas di New York. Para korban dalam foto dan video WH adalah aktor yang diberi riasan meyakinkan ala Hollywood.

Dalam sebuah video aksinya terlihat WH menyelamatkan seorang bocah perempuan Suriah bernama Aya, korban serangan udara. Sosok Aya kemudian muncul lagi sebanyak tiga kali dalam tiga bulan berurutan yakni 27 Agustus 2016, 24 September 2016 dan 11 Oktober 2016.

foto white helmets

foto white helmets ©21centurywire

Pada foto lain, seorang perempuan yang menjadi korban serangan udara di Aleppo (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP