Wapres AS berambisi kalahkan dan jadikan ISIS 'tumpukan abu sejarah'
Merdeka.com - Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence bertekad akan mengalahkan kelompok militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Dia juga berambisi untuk menghabisi mereka, dan menjadikan ISIS sebagai 'tumpukan abu sejarah'.
"Di sejumlah kawasan Timur Tengah, teroris radikal menemukan tempat 'aman' untuk menyerang Eropa. Tak hanya itu, mereka juga mengamankan sumber daya dalam jumlah besar. Hal ini menginspirasi serangan di AS," tuturnya dalam konferensi keamanan internasional di Jerman, dilaporkan NBC News, Sabtu (18/2).
Kanselir Jerman Angela Merkel juga menyerukan AS dan negara lainnya untuk mendukung organisasi multilateral NATO, Uni Eropa dan PBB. Kepada Pence dan sejumlah petinggi negara lain, Merkel mengatakan dunia harus beraksi bersama dalam memerangi terorisme.
"Jika kita beraksi bersama-sama akan memperkuat semua orang," tutur Merkel. Ucapannya ini dilontarkan saat kekhawatiran pemerintahan Trump yang seperti tidak tertarik bekerja sama dengan negara lain.
Pence yang paham situasi ini langsung mencoba meredam kekhawatiran tersebut. Dengan tegas dia mengatakan AS akan tetap mendukung NATO.
"Atas nama Presiden Donald Trump, AS mendukung penuh NATO dan komitmen kami terhadap aliansi ini tidak akan tergoyahkan," tegasnya.
Meski demikian, Pence mengingatkan 28 anggota NATO mesti 'patungan' atas biaya pertahanan.
"Janji berbagi biaya pertahanan belum terlaksana sejak lama sehingga mengikis dasar dari aliansi kita. Saat ada satu negara yang gagal berkontribusi, maka akan melemahkan kemampuan semua anggota untuk saling membantu," tambah dia.
(mdk/che)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya