Turki tangkap 150 orang karena sebar 'propaganda teroris' soal serangan ke Kurdi
Merdeka.com - Pemerintah Turki menahan 150 orang yang dianggap menyebarkan 'propaganda teroris' di media sosial terkait dengan kampanye militer melawan milisi Kurdi di Suriah.
Operasi militer Turki menyasar pasukan milisi Kurdi YPG yang dianggap teroris oleh Ankara dan merupakan sayap militer dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK).
Menurut Partai Rakyat Kurdistan (HDP) yang pro-Kurdi, 150 orang yang ditangkap adalah politisi, jurnalis, dan aktivis, seperti dilansir dari laman Channel News Asia, Rabu (24/1).
Kantor berita Anadolu melaporkan, polisi menggelar operasi penangkapan di 31 provinsi, 11 tersangka masih ditahan untuk menunggu persidangan dan 7 orang dibebaskan. Sebanyak 132 orang masih diperiksa.
"Pihak kepolisian masih memantau media sosial tanpa henti. Dan semua pengguna yang menyebarkan propaganda kelompok teror akan diadili," kata kantor berita Anadolu.
Sejak peristiwa kudeta militer gagal pada 2016, pemerintah Turki banyak memenjarakan warga, termasuk politisi pro-Kurdi. Sejauh ini lebih dari 50 ribu orang dipenjara untuk disidang dan 150 ribu laiinya dipecat dari pekerjaan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya