Sempat gagal, pro-kemerdekaan Skotlandia usung referendum kedua
Merdeka.com - Meski sempat mengalami kekalahan kelompok Scottish Greens nampaknya tak menyerah agar bangsanya bisa melepaskan diri dari Britania Raya. Mereka pun kembali mendorong referendum untuk negaranya selepas keluarnya Inggris dari Uni Eropa.
Dilansir Reuters, Senin (6/2), kali ini mereka sangat yakin keluarnya Inggris dari Uni Eropa membuat impian mereka menjadi kenyataan.
"Saya yakin sedikitnya 85 atau 90 persen kami bisa mendorong referendum lagi," ujar Ross Greer, anggota legislatif dari Scottish Greens.
Besarnya keyakinan itu tak lepas dari tindakan pemerintah Inggris yang enggan mempertimbangkan pilihan terbuka bagi Skotlandia. Alhasil, warganya dihadapkan pada dua pilihan, tetap bersama Inggris dan Trump atau merdeka serta berjalan bersama masyarakat Uni Eropa.
"Itu menghadapkan kami pada dua pilihan: Kami bisa menjadi bagian dari Brexit bersama Trump di Amerika atau kami bisa menjadi bagian dari keluarga Eropa sebagai negara merdeka," tambahnya.
Greer merupakan tokoh kunci dalam kampanye kemerdekaan 2014 di mana sebagian besar warga Skotlandia memilih tetap bersama Inggris dengan selisih 10 poin suara. Partainya sendiri memiliki enam kursi di parlemen skotlandia dari 65 kursi mayoritas.
Rakyat Skotlandia sendiri memutuskan untuk tetap melanjutkan keanggotaan mereka di Uni Eropa Juni lalu, namun menyisakan blok di mana Inggris sendiri memilih sebaliknya. Pemerintahan Perdana Menteri Nicola Sturgeon berargumen kondisi itu bisa menyebabkan referendum kedua.
Perdana Menteri Inggris Theresa May sendiri memastikan proses keluar dari Uni Eropa akan selesai akhir Maret nanti.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya