Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saksi mata sibuk merekam, korban tabrak lari tewas kehabisan darah

Saksi mata sibuk merekam, korban tabrak lari tewas kehabisan darah korban tabrak lari di India. ©Daily Mail

Merdeka.com - Seorang pria asal India bernama Anwar Ali tewas kehabisan darah lantaran tidak segera mendapat pertolongan saat dirinya menjadi korban tabrak lari. Sewaktu Ali tengah meregang nyawa, para saksi mata di lokasi kejadian malah sibuk merekam dan mengambil gambar dirinya dengan ponsel.

Selama setengah jam lamanya, Ali dibiarkan terbaring di pinggir jalan usai dihantam bus di wilayah Koppal, Negara Bagian Karnataka, India. Demikian diberitakan harian Daily Mail, Jumat (3/2).

Menurut keterangan petugas medis, Ali bisa bertahan hidup apabila segera mendapat bantuan darurat. Hal serupa juga diungkapkan sepupu Ali, Riyaz.

"Dia bisa diselamatkan jika dibawa ke rumah sakit langsung usai kejadian. Tetapi orang-orang yang menyaksikan insiden itu berdiri di sana tanpa menolong dan malah sibuk merekam kejadian dengan ponsel mereka," ungkap Riyaz.

Sebelum ditabrak bus, Ali tengah mengendarai sepedanya menuju ke tempat kerja. Orang yang menyaksikan kejadian menawarkan minuman kepada Ali tetapi tidak ada satupun yang membawa dia ke rumah sakit.

Insiden kecelakaan tersebut otomatis memicu kemarahan para pengguna media sosial. Terlebih, kejadian terjadi setelah pemerintah Karnataka menandatangani Undang-Undang Samaria yang Baik di mana hal itu merupakan upaya untuk mengurangi keengganan penduduk membantu korban kecelakaan di jalan.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP