Hot Issue

Revolusi Sunyi dari Mereka yang Takut Berdemonstrasi

Selasa, 6 April 2021 10:11 Reporter : Pandasurya Wijaya
Revolusi Sunyi dari Mereka yang Takut Berdemonstrasi

Sektor garmen Myanmar yang sebelum kudeta berkembang pesat dengan lebih dari 500.000 tenaga kerja kini ambruk.

Perusahaan asing seperti H&M asal Swedia dan Benetton Italia mengumumkan mereka menunda pesanan sementara pabrik tekstil milik perusahaan China yang memproduksi merek-merek Barat terbakar.

Situasi buruk juga dialami para petani. Harga benih dan pupuk terus meroket, sementara mata uang, kyat, terus merosot nilainya. Harga-harga melambung.

Harga bahan bakar di Yangon naik 50 persen Maret lalu, kata koran the Mywaddy.

Barang-barang kebutuhan pokok, bahan bangunan, peralatan medis yang biasanya diimpor dari China mulai langka.

"Para pengusaha China tidak mau lagi mengekspor karena rakyat Birma memboikot produk-produk mereka dan menuduh Beijing mendukung junta," kata Htwe Htwe Thein, profesor bisnis internasional di Universitas Curtin Australia.

Junta Kaya Raya

Meski kondisi ekonomi ambruk, junta militer masih tutup mata dengan penderitaan rakyat Myanmar.

Junta masih menikmati keuntungan berkat konglomerasi yang mereka kuasai, dari mulai sektor transportasi, pariwisata, perbankan. Mereka menghasilkan miliaran dolar sejak 1990, kata Amnesty International.

Amerika Serikat dan Inggris sudah menjatuhkan sanksi kepada junta namun banyak negara lain yang berbisnis dengan Myanmar menolak melakukan hal sama. [pan]

Baca juga:
Penjelasan Lima Demonstran Myanmar Mengapa Mereka Tak Akan Pernah Menyerah
Pengunjuk Rasa Myanmar Jadikan Telur Paskah Simbol Pembangkangan
Kelompok Pembela HAM: Militer Myanmar Bunuh 43 Anak Sejak Kudeta
Junta Militer Myanmar Perintahkan Seluruh Penyedia Internet Putus Layanan Nirkabel
Myanmar di Ambang Perang Saudara, Pertumpahan Darah Sudah Tidak Terelakkan
Indonesia Tolak Keras Penggunaan Kekerasan oleh Aparat Keamanan Myanmar
Pemberontak Myanmar Ancam Serang Balik Militer Jika Demonstran Terus Dibunuhi

Halaman

Show All
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini