Upaya Gedung Putih merundingkan gencatan senjata di sektor energi antara Rusia dan Ukraina berakhir tanpa hasil. Malam terakhir ditandai serangan drone masif dari Moskow yang menargetkan infrastruktur di Ukraina tengah, sementara Kyiv kembali melakukan serangan terhadap fasilitas energi Rusia.
Moskow menuduh Ukraina menyerang sebuah kilang minyak di Ryazan, serangan yang menurut pihak Rusia adalah yang pertama sejak pengumuman mendadak Presiden AS Donald Trump soal "gencatan senjata energi" — klaim yang dinyatakan tidak pernah disepakati oleh kedua belah pihak. Trump mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menghentikan serangan itu dan menilai aksi tersebut memicu kenaikan harga solar global.
Di sisi lain, serangan juga meluas ke perairan dekat muara Sungai Donau di Rumania. Presiden Rumania Nicu10or Dan mengatakan dua drone Rusia memasuki wilayah udaranya dan menghantam dua kapal tanker kimia hingga terbakar. Tim penyelamat mencari sedikitnya tujuh awak kapal yang dilaporkan hilang.
"Situasi di Laut Hitam serius," kata Dan.
"Kapal-kapal komersial diserang dan ditenggelamkan. Pelaut tewas, terluka, dan hilang, sangat dekat dengan pantai Rumania dan Bulgaria. Ini tidak dapat diterima dan harus dihentikan."
Di tengah eskalasi itu, Presiden Zelenskyy mengatakan Kyiv akan kembali menargetkan kilang minyak Rusia setelah sempat menahan diri untuk menunjukkan kesiapan berunding damai.
"Pembatasan terhadap serangan ke kilang minyak sudah dicabut. Kami sudah selesai," kata Zelenskyy kepada Financial Times.
Foto dari Ryazan memperlihatkan kobaran api di sebuah kilang. Pejabat setempat menyebut fasilitas itu menjadi sasaran 69 drone dan empat rudal jelajah Flamingo, sementara Moskow menyatakan kebakaran terjadi ketika puing-puing drone yang ditembak jatuh mengenai fasilitas tersebut.
Ukraina juga mengklaim menyerang kekuatan militer Rusia. Zelenskyy menyebut empat pesawat tempur sekaligus pengebom Sukhoi Su-34 berhasil dihantam, sedangkan dua pesawat lain rusak. Militer Ukraina mengatakan serangan itu menggunakan rudal jelajah Neptune yang menyasar sebuah pangkalan udara di wilayah Voronezh.
"Pesawat-pesawat tempur ini siap melancarkan serangan baru ke Ukraina dan telah dilengkapi bom udara," kata Zelenskyy sembari mengunggah foto satelit yang memperlihatkan kerusakan di pangkalan udara tersebut.
Advertisement
Rusia Kerahkan Ratusan Drone Ke Ukraina Tengah
Di wilayah Ukraina, lebih dari 360 drone Rusia menyerang Kirovohrad, sebuah area di Ukraina tengah yang relatif jarang mengalami serangan sebesar ini. Insiden itu menewaskan tiga orang dan melukai enam lainnya.
"Musuh sengaja menyerang infrastruktur penting, perusahaan transportasi, fasilitas logistik, dan rumah-rumah penduduk," kata Gubernur Kirovohrad Andriy Raikovych.
Zelenskyy menyatakan Rusia menggunakan lebih dari 850 drone Shahed dalam serangan-serangan terbaru, dan ia mengatakan kemampuan pertahanan Ukraina sempat dibatasi secara artifisial karena pembatasan terhadap layanan komunikasi satelit.
Pernyataan itu merujuk pada pembatasan tiba-tiba terhadap penggunaan terminal internet satelit bergerak Starlink dan layanan militer Starshield. Dalam unggahan di media sosial X, Zelenskyy menuduh: "Jelas bahwa Rusia sengaja memilih untuk meningkatkan serangannya setelah memperoleh keringanan sanksi dan melihat upaya untuk menekan Ukraina," tulis Zelenskyy.
Di unggahan lain ia menegaskan kebutuhan dukungan internasional: "Ukraina membutuhkan dukungan yang konsisten, terutama untuk mempertahankan wilayah udara kami. Kami membutuhkan KEJUJURAN dari para mitra mengenai perang ini. Penting bagi semua orang di Amerika untuk tidak berpihak kepada agresor, melainkan mendukung upaya kami melindungi nyawa, mengakhiri perang ini, dan menjamin keamanan."
Advertisement
Akses Starlink Dipulihkan, Klaim Gencatan Senjata Diperdebatkan
Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting menyampaikan kepada BBC bahwa ia mendapat kepastian langsung dari Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bahwa akses ke sistem komunikasi Starlink untuk Ukraina telah dipulihkan. Streeting mengatakan Inggris belum mengetahui penyebab gangguan itu secara pasti.
"Ini bukan pertama kalinya kita melihat perselisihan antara Washington dan Kyiv," ujarnya.
Pekan lalu Presiden Trump mengumumkan di platform Truth Social adanya "gencatan senjata energi" dan menulis: "Berlaku segera, ada GENCATAN SENJATA ENERGI dalam perang antara Rusia dan Ukraina. Kedua pihak telah sepakat. Jangan melanggarnya!"
Klaim itu tidak menghentikan serangan Rusia terhadap infrastruktur sipil Ukraina. Moskow dilaporkan menggunakan rudal hipersonik dan balistik untuk menyerang pembangkit listrik utama sehingga beberapa kota mengalami pemadaman listrik dan gangguan pasokan air selama berjam-jam.
Gedung Putih meningkatkan tekanan terhadap Kyiv, mendesak Zelenskyy menerima tuntutan Rusia dan mengancam akan menghentikan program pengiriman senjata serta berbagi informasi intelijen. Ukraina mengatakan beberapa layanan peringatan dini dari AS tidak diterima selama beberapa hari pekan ini, dan militer mengeluhkan pembatasan akses pada Starshield yang menghambat misi drone di garis depan.
Pada Kamis, sekelompok senator AS bipartisan mengirim surat kepada Pentagon meminta penyelidikan untuk menentukan apakah layanan satelit dan intelijen sengaja dibatasi serta apakah pemerintahan Trump bertanggung jawab atas keputusan tersebut. "Kami sangat khawatir terhadap insiden ketika personel diplomatik, militer, dan keamanan AS tidak dapat mencapai tempat perlindungan yang telah ditentukan selama serangan udara Rusia, di tengah laporan gangguan terhadap pertukaran informasi intelijen dan kemampuan peringatan dini," tulis para senator tersebut, menurut The New York Times.
Advertisement
Perselisihan Publik Antara Trump dan Zelenskyy Memanas
Ketegangan antara Zelenskyy dan Trump meningkat tajam pekan ini. Trump, yang menilai dukungan AS harus memberi Washington pengaruh terhadap kebijakan Kyiv, bahkan menyatakan Ukraina "seharusnya memiliki presiden baru" dalam beberapa pernyataannya.
Ketika ditanya oleh Piers Morgan apakah ia merasa dikhianati, Zelenskyy menjawab singkat: ya. "Sayang sekali kami kehilangan, kami kehilangan mitra yang kuat," katanya.
Elon Musk, pendiri SpaceX yang memproduksi terminal Starlink, muncul sebagai salah satu pengkritik Zelenskyy di AS. Musk menepis klaim bahwa ia membatasi layanan Starlink dan menyatakan sistem itu berada di bawah kendali pemerintah AS.
Di media sosial, Musk menulis: "Dan dengan demikian pembantaian terus berlanjut ... Sudah waktunya Zelenskyy pergi."
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353209/original/098358500_1789926761-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374945/original/012105600_1792114513-download.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374942/original/003861200_1792113959-newindianexpress_2026-10-15_ke2eqyil_AFP20261013D36C9G3v3HighResTopshotYemenSaudiIranUsIsraelWar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355962/original/087526300_1758388524-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374781/original/011056900_1792066566-afp_6ad087e74ab9-1792051175.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9369927/original/031174400_1791540407-S__158540049.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5227675/original/002041100_1747817685-20250521-Paus_Leo_XIV-AFP_7.jpg)