FOTO: Lonjakan Varian Baru Mpox atau Cacar Monyet Meluas, Penyebaran Virus Sudah ke Asia dan Eropa

Selain dilaporkan dari Republik Demokratik Kongo, Kenya, Rwanda, dan Uganda, juga terdeteksi di Asia dan Eropa.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Lonjakan Varian Baru Mpox atau Cacar Monyet Meluas, Penyebaran Virus Sudah ke Asia dan Eropa
FOTO: Lonjakan Varian Baru Mpox atau Cacar Monyet Meluas, Penyebaran Virus Sudah ke Asia dan Eropa (Merdeka.com)

Wabah Mpox menginfeksi ratusan orang di Burundi. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para penderitanya mengharuskan menjalani perawatan di dalam bangsal pusat perawatan Mpox Rumah Sakit Universitas Kamenge di Bujumbura, ibu kota Burundi pada 22 Agustus 2024. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Berdasarkan data kementerian kesehatan pada hari Kamis (22/8/2024) Burundi telah mengkonfirmasi bahwa sudah ada 171 kasus mpox atau cacar monyet. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mpox yang juga dikenal sebagai cacar monyet ini merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh virus yang ditularkan dari hewan yang terinfeksi ke manusia. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Virus ini juga dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak fisik. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Virus ini juga dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak fisik. Foto: Glody MURHABAZI / AFP
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun juga telah menetapkan kasus Mpox atau cacar monyet sebagai darurat kesehatan secara global.

Wabah virus ini tersebar dari Republik Demokratik Kongo hingga negeri tetangga. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Sebelumnya tiga kasus mpox terdeteksi di Burundi pada akhir Juli lalu, kementerian kesehatan telah melaporkan 153 kasus yang terkonfirmasi pada tanggal 18 Agustus 2024. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Sebelumnya tiga kasus mpox terdeteksi di Burundi pada akhir Juli lalu, kementerian kesehatan telah melaporkan 153 kasus yang terkonfirmasi pada tanggal 18 Agustus 2024. Foto: Glody MURHABAZI / AFP
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seorang pejabat mengatakan kepada AFP bahwa kasus-kasus yang terdeteksi tampaknya merupakan "varian baru" yang menyebar di negara tetangga, Republik Demokratik Kongo. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Virus jenis baru yang lebih mematikan dan mudah menular ini dikenal sebagai Clade 1b. Virus ini telah mendorong lonjakan kasus yang terinfeksi. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut WHO, Clade 1b menyebabkan kematian pada sekitar 3,6 persen kasus, dengan anak-anak lebih berisiko.

Lonjakan kasus Mpox selain dilaporkan dari Republik Demokratik Kongo, Kenya, Rwanda, dan Uganda, juga terdeteksi di Asia dan Eropa. Foto: Glody MURHABAZI / AFP

Rekomendasi