Penampilan para pendukungnya ini sebagai bentuk simpatik kepada Trump yang menjadi korban percobaan pembunuhan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250514/original/079414800_1783144766-1721279450383-cu4t6.jpg)
Pasca insiden penembakan yang mengakibatkan calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS, Donald Trump, terluka pada telinganya, para pendukung ramai menunjukkan aksi simpatik mengundang perhatian. Foto: REUTERS/Elizabeth Frantz, Andrew Kelly, Marco Bello, Brian Snyder, and Mike Segar
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250515/original/097703800_1783144766-1721279522383-mtrfd.jpg)
Sejumlah pendukungnya tampak mengenakan perban di telinga mereka saat ikut serta dalam kampanye Donald Trump. Foto: REUTERS
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250516/original/058269400_1783144767-1721279554865-z750p.jpg)
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Trump yang sedang melakukan Konvensi Nasional Partai Republik (RNC) di Milwaukee, Wisconsin, AS pada 16 Juli 2024 dan 17 Juli 2024. Foto: REUTERS
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250517/original/081435400_1783144767-1721279578538-3epej.jpg)
Seperti diketahui, Trump mengalami luka pada telinganya dan harus mengenakan perban sebagai bagian dari perawatan medis. Foto: REUTERS
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250518/original/000926600_1783144768-1721279596315-jl3v2.jpg)
Sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas, para pendukung Trump yang hadir di konvensi tersebut mengenakan perban di telinga mereka. Foto: REUTERS
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250519/original/056409600_1783144768-1721279615664-up7ymk.jpg)
Penampilan mereka menjadi simbol dukungan moral dan kebersamaan, menunjukkan bahwa mereka berdiri bersama Trump. Foto: REUTERS
Advertisement
Meskipun insiden penembakan sempat mengejutkan banyak pihak, semangat dan solidaritas yang ditunjukkan oleh para pendukung Trump memberikan energi positif bagi seluruh peserta Konvensi Nasional Partai Republik. Foto: REUTERS
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250520/original/086839000_1783144768-1721279685168-68hnfj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250521/original/009392100_1783144769-1721279803926-3n9ra.jpg)
Seorang peserta mengenakan perban yang mengacu pada cedera yang diderita Donald Trump dalam upaya pembunuhan pada Hari ke-3 Konvensi Nasional Partai Republik (RNC), di Fiserv Forum di Milwaukee, Wisconsin, AS, 17 Juli 2024. Foto: REUTERS

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9250513/original/058873000_1783144766-1721279421585-dg08o.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374945/original/012105600_1792114513-download.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592983/original/061347100_1695990908-ifrah-akhter-9tC7Q6v-kZQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373117/original/056105600_1759812464-9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9375959/original/051275600_1792284173-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2392669/original/000469600_1540469551-000_13D20W.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9375538/original/050729700_1792153861-Banjir_Istanbul.jpg)