Pria Jepang jualan bendera Korea Utara dan Amerika di kawasan KTT Trump-Kim Jong-un
Merdeka.com - Seorang warga Jepang menjual bendera Korea Utara dan Amerika Serikat, buku, dan pin di kawasan Tanglin, sebelah hotel St Regis Singapura, tempat pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menginap.
Dilansir dari laman the Straits Times, Senin (11/6), pria bernama Miyagawa Jun berumur 63 tahun itu berjualan dari siang hingga sekitar pukul 14.00. Dia menjual beragam buku seperti buku panduan wisata di Pyongyang, cerita rakyat Korea Utara dan humor.
Miyagawa mengaku dia pernah bekerja di direktorat pariwisata nasional untuk Korea Utara di Jepang dari 1997 hingga 2003. Dia mengatakan pernah ke Korut sebanyak 18 kali.
"Ini kunjungan pertama saya ke Singapura. Saya menjual ini karena ingin memperlihatkan dukungan untuk KTT ini," kata dia kepada the Straits Times. Dia juga ingin pergi ke Pulau Sentosa besok untuk mengikuti pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Kim Jong-un yang digelar di Hotel Capella.
"Saya ingin ke Capella besok supaya bisa melihat langsung Kim Jong-un dan Trump. Saya senang dengan budaya Korea sejak kecil dan sekarang ini adalah peristiwa bersejarah," kata dia.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya