Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Venezuela sebut helikopter polisi serang kantor MA

Presiden Venezuela sebut helikopter polisi serang kantor MA Presiden Venezuela Nicolas Maduro naik sepeda. ©REUTERS/Miraflores Palace/Handout

Merdeka.com - Helikopter menembaki Mahkamah Agung Venezuela saat acara sosial tengah berlangsung. Presiden Nicolas Maduro yang mengeluarkan pernyataan ini.

Maduro marah besar atas serangan ini, dia menyebut serangan tersebut akibat ulah teroris. Sang presiden menuturkan serangan tersebut bertujuan melengserkan dirinya sebagai presiden.

"Serangan ini bertujuan melengserkan saya dari pemerintahan. Itu bisa menyebabkan tragedi dengan menewaskan dan melukai orang lain" ujar dia dalam pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/6).

Sementara itu, oposisi menuduh Maduro mengeluarkan pernyataan palsu soal helikopter polisi yang sengaja menembaki MA Venezuela tersebut. Pasalnya beberapa bulan terakhir Maduro terus didesak mundur oleh lawan politik dan warganya, karena dianggap tidak becus mengurusi krisis ekonomi dan politik di sana.

Desakan mundur Maduro itu memicu demo di ibu kota dan wilayah lainnya.

Sebuah helikopter polisi membawa spanduk anti-pemerintah muncul di berbagai sosial media bersamaan dengan pernyataan Maduro tersebut. Maduro menyebutkan salah satu pilot helikopter itu pernah bekerja untuk mantan Menteri Dalam Negeri Venezuela, Miguel Rodriguez Torres.

(mdk/che)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP