Polisi Rumania sita mobil dengan plat hina pemerintah
Merdeka.com - Polisi lalu lintas di Rumania kini tengah menyelidiki seorang pria 45 tahun yang kedapatan mengendarai mobil dengan plat nomor yang menghina partai berkuasa.
Razvan Stefanescu sedang mengemudikan mobilnya ketika dia diminta berhenti oleh polisi Senin pagi kemarin. Polisi kemudian menyita plat nomor mobil dan SIMnya. Mobil itu rupanya terdaftar di Swedia.
Dilansir dari laman BBC, Rabu (1/8), plat mobil pria itu memuat slogan yang sering dipakai para pengunjuk rasa anti-pemerintah untuk mengkritik Partai Demokratik Sosial (SPD).
Sebuah video memperlihatkan polantas sedang mencopot plat mobil pria itu beredar viral dan sudah dilihat sebanyak 1,5 juta kali di Facebook. Video itu bahkan sudah dibagikan lebih dari 21 ribu kali.
Kasus ini jadi perhatian di Rumania. Sejumlah media lokal menyebut mobil pria itu hanya boleh dikendarai di Swedia. Polisi menyebut kasus ini belum pernah terjadi sebelumnya dan melanggar konvensi internasional yang menyebut plat mobil seharusnya hanya berupa angka atau dikombinasi dengan huruf.
Mobil Stefanescu hanya memuat huruf saja.
Meski begitu Kedutaan Swedia di Rumania dalam laman Facebook mengatakan mobil Stefanescu memang terdaftar di Badan Transportasi Swedia dan boleh dikendarai di negara-negara Uni Eropa.
Pihak kedutaan kemudian menambahkan, sejumlah negara bisa saja menolak aturan itu dan si pemilik kendaraan diminta memasang plat nomor asli.
"Ini penganiayaan. Mereka membolehkan saya melewati perbatasan dan memasuki Rumania tanpa memberi tahu bahwa saya melakukan hal yang dilarang," kata Stefanescu.
"Jadi sewaktu saya memasuki Roma itu legal tapi kemudian jadi ilegal? Sungguh absurd.
Stefanescu mengatakan dia dihentikan sebanyak empat kali sejak kembali dari Rumania dua pekan lalu.
Sejak berkuasa di Rumania Desember 2016 serangkaian unjuk rasa kerap menuding PSD sebagai partai yang menghalangi upaya pemberantasan korupsi.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya