Peretas ancam sebar film baru jika Disney tak bayar tebusan
Merdeka.com - Perusahaan hiburan besar asal Amerika Serikat, Disney, dikabarkan diperas oleh peretas. Mereka mengancam bakal membocorkan film terbaru hendak tayang, jika permintaan tebusan tidak dibayar.
Seperti dilansir dari laman The Guardian, Selasa (16/5), seorang sumber menyebutkan, Direktur Eksekutif Disney, Bob Iger, dikabarkan langsung menggelar rapat darurat membahas hal itu. Dalam pertemuan dia menyatakan kelompok peretas itu mengancam bakal membocorkan potongan film sekuel Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales. Jika dalam tenggat waktu ditentukan Disney tidak membayar tebusan dalam Bitcoin, maka mereka akan menayangkan durasi lima hingga 20 menit pertama film itu melalui Internet.
Film dibintangi aktor kenamaan Johnny Depp itu rencananya bakal tayang perdana pada 26 Mei mendatang. Namun, tidak tertutup kemungkinan bukan film itu saja yang terancam dibocorkan. Kabarnya garapan rumah produksi Pixar, Cars 3, juga terancam disebar di Internet. Menurut sumber itu, Iger menolak membayar dan sudah melaporkan hal itu kepada penyelidik.
Bukan kali ini saja pemerasan menimpa perusahaan hiburan Hollywood, Los Angeles. Bulan lalu, kelompok peretas juga mengancam Netflix akan membocorkan tayangan serial televisi Orange is the New Black musim kelima di Internet, jika tidak membayar permintaan mereka.
Sedangkan tiga tahun lalu, peretas melumpuhkan jaringan Sony Pictures dan meminta mereka membatalkan penayangan film The Interview. Film itu berjenis komedi dengan cerita tentang skenario pembunuhan rekaan oleh Agensi Intelijen Amerika Serikat CIA terhadap pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya