Peneliti: Demo Black Lives Matter Bukan Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di AS

Kamis, 25 Juni 2020 14:36 Reporter : Hari Ariyanti
Peneliti: Demo Black Lives Matter Bukan Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di AS Aksi Protes Kematian George Floyd. ©2020 AFP

Merdeka.com - Peneliti: Demo Black Lives Matter Bukan Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di AS

Kendati ada peringatan dari pejabat kesehatan masyarakat, penelitian baru menemukan demo gerakan Black Lives Matter (BLM) di Amerika Serikat )(AS) bukan menjadi penyebab lonjakan kasus virus corona.

Penelitian baru, diterbitkan bulan ini oleh Biro Nasional Penelitian Ekonomi, menggunakan data saat unjuk rasa di lebih dari 300 kota besar di AS, dan tak menemukan bukti meningkatnya kasus virus corona dalam beberapa pekan menyusul dimulainya unjuk rasa.

Faktanya, para peneliti menetapkan perilaku jarak sosial benar-benar meningkat setelah unjuk rasa - ketika orang-orang mencoba untuk menghindari demo sepenuhnya. Namun yang jelas, demonstrasi ini menyebabkan penurunan jarak sosial di antara peserta pengunjuk rasa.

"Temuan kami menunjukkan bahwa setiap penurunan langsung jarak sosial di antara warga yang berpartisipasi dalam unjuk rasa diimbangi dengan meningkatnya perilaku jarak sosial di antara mereka yang dapat memilih untuk berdiam di rumah dan menghindari tempat-tempat umum saat unjuk rasa berlangsung," kata laporan tersebut, seperti dikutip dari CNN, Kamis (25/6).

Masih memungkinkan unjuk rasa bisa jadi menyebabkan peningkatan penyebaran virus di antara mereka yang menghadiri unjuk rasa, menurut laporan tersebut.

Baca Selanjutnya: Para peneliti juga mencatat efek...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini