Pemerintah Austria dan warga berebut hak rumah kelahiran Hitler

Kamis, 22 Juni 2017 20:12 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Pemerintah Austria dan warga berebut hak rumah kelahiran Hitler Adolf Hitler. ©2014 Merdeka.com/expeltheparasite.com

Merdeka.com - Sebuah rumah dikabarkan sebagai tempat mantan pimpinan Nazi, Adolf Hitler, dilahirkan terletak di Kota Braunau am Inn, Austria, dekat perbatasan dengan Jerman kini diperebutkan. Penyebabnya, sang pemilik menolak melepas rumah itu ke tangan pemerintah karena harga penawarannya terlampau rendah.

Dilansir dari laman Associated Press, Kamis (22/6), kasus sengketa kepemilikan rumah tiga tingkat itu kini disidangkan di Mahkamah Agung Austria. Sang pemilik, Gerlinde Pommer, menolak menjual rumah itu kepada pemerintah. Namun, pemerintah Austria berkeras buat mengambil alih rumah itu dengan jalan membuat undang-undang. Kini dia bertarung di mahkamah agung buat membatalkan beleid itu.

Pemerintah Austria berdalih mereka sengaja mengambil alih rumah itu karena Pommer menolak permintaan supaya rumah itu dijadikan sebagai tempat lokakarya bagi kaum difabel, ketimbang dijual. Hal itu sebagai upaya menghilangkan daya tarik bangunan itu bagi para pengagum Hitler.

Mereka juga beralasan harga sewa rumah itu selalu naik tanpa alasan jelas. Pada saat dengar pendapat, kuasa hukum Pommer, Gerhard Lebitsch, mempertanyakan mengapa pemerintah Austria baru mau mengambil alih rumah itu sekarang.

"Mereka kan bisa mengambil rumah itu sejak 40 atau 50 tahun lalu," kata Lebitsch.

Lebitsch juga mempermasalahkan harga ditawarkan pemerintah, meski tak menyebut angka, dianggap terlalu rendah. Menurut dia, dari harga penawaran terlihat pemerintah seperti setengah hati buat mengambil alih bangunan itu. [ary]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini