Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Papua Nugini Perkenalkan Menteri Kopi

Papua Nugini Perkenalkan Menteri Kopi Ilustrasi biji kopi. ©shutterstock.com/saiko3p

Merdeka.com - Perdana Menteri Papua Nugini James Marape kemarin mengumumkan susunan kabinetnya yang tidak hanya berisi beberapa wajah baru, tetapi juga beberapa posisi baru, termasuk menteri kopi.

Posisi itu – diyakini sebagai yang pertama di dunia – menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperluas industri pertanian, kata Marape yang memenangkan pemilu ulang awal bulan ini setelah pemilu sebelumnya diwarnai kekerasan dan tuduhan kecurangan.

Dikutip dari laman The Guardian, Rabu (24/8), untuk pertama kalinya Marape juga mengangkat menteri kelapa sawit.

“Penunjukan ini secara khusus menyoroti pentingnya pertanian dan untuk melihat pertumbuhan pertanian di negara ini,” katanya saat mengumumkan kabinet baru yang beranggotakan 33 orang.

“Pertanian adalah sektor memiliki dampak terbesar dalam hal populasi negara ini, karena sebagian besar masyarakat kita mencari nafkah dari bertani. Kami memiliki tanah dan kami harus mendorong orang-orang kami untuk masuk ke produksi pertanian.”

Kementerian kopi dan kelapa sawit berdiri berdampingan dengan kementerian pertanian utama yang dikelola oleh anggota parlemen Goroka Aiye Tambua.

Menteri kopi merupakan anggota parlemen baru, yaitu Joe Kuli, dari Anglimp-South Waghi, di wilayah dataran tinggi tengah.

Kopi Papua Nugini sebagai bahan impor yang diminati dalam beberapa tahun terakhir. Kafe-kafe di seluruh Australia, Amerika Serikat, dan Jepang menyajikan kopi yang dibuat dengan biji asal Papua Nugini.

Marape mengatakan industri kopi perlu dihidupkan kembali untuk mendatangkan lebih banyak pendapatan ekspor. Kuli memahami tantangan itu, katanya, karena berasal dari Lembah Wahgi Jiwaka, yang dulunya merupakan perkebunan kopi besar, namun telah ditumbuhi semak belukar.

“Fokus Menteri Kuli itu kopi, kopi, dan kopi. Saya ingin minum kopi yang dibuat di Goroka, Gunung Hagen, Lae, dan bagian lain negara ini. Saya ingin melihat lebih banyak kopi ditanam untuk diekspor ke pasar dunia yang menguntungkan.”

Produksi kopi di negara ini didominasi oleh petani skala kecil berbasis desa, yang menghasilkan hampir 85 persen dari tanaman tahunan negara itu. Ini adalah sumber pendapatan bagi hampir dua juta orang – sekitar seperempat dari populasi – menurut departemen pertanian dan peternakan.

Kopi adalah komoditas pertanian terbesar kedua di negara itu setelah minyak sawit. Kopi menyumbang 27 persen dari semua ekspor pertanian dan 6 persen dari PDB negara.

Sementara itu Francis Maneke, anggota parlemen untuk Talasea, di West New Britain, ditunjuk sebagai menteri kelapa sawit baru.

“Kelapa sawit adalah komoditas pertanian terbesar di Papua Nugini, menyumbang sekitar 40 persen – 1,2 miliar per tahun – dari pendapatan ekspor Papua Nugini di sektor pertanian,” kata Marape.

“Kami memiliki begitu banyak lahan yang menganggur dan menteri Maneke akan ditugaskan untuk menggunakannya guna meningkatkan produksi, serta membantu industri yang ada untuk tumbuh,” katanya.

Reporter Magang: Gracia Irene

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
PM James Marape Harap Kerja Sama Indonesia Papua Nugini Berlanjut di Pemerintahan Prabowo
PM James Marape Harap Kerja Sama Indonesia Papua Nugini Berlanjut di Pemerintahan Prabowo

Marape yakin kerja sama yang telah dilakukan olehnya dengan Jokowi bakal terus berlanjut di pemerintahan Prabowo nanti.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Prabowo Tepuk-Tepuk Hadiah PM Papua Nugini, Ingin Kerja Sama Pertukaran Perwira
VIDEO: Prabowo Tepuk-Tepuk Hadiah PM Papua Nugini, Ingin Kerja Sama Pertukaran Perwira

Prabowo terkejut mendapatkan hadiah dari James, yaitu sebuah gendang dan tongkat khas buatan warga Papua Nugin

Baca Selengkapnya
Indonesia Alirkan Listrik ke Papua Nugini, Begini Penjelasan Jokowi
Indonesia Alirkan Listrik ke Papua Nugini, Begini Penjelasan Jokowi

PM James Marape pun mengucapkan apresiasinya kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan pasokan listrik tersebut.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Temui Jokowi, Muhadjir Lapor Pembangunan Gudang Pangan Atasi Kelaparan di Papua
Temui Jokowi, Muhadjir Lapor Pembangunan Gudang Pangan Atasi Kelaparan di Papua

Menjadikan Sinak sebagai pusat distribusi dan pergudangan diharapkan bisa menekan ongkos distribusi.

Baca Selengkapnya
Lanjutkan Langkah Jokowi, Prabowo Berencana Kunjungi Papua Nugini Usai Dilantik
Lanjutkan Langkah Jokowi, Prabowo Berencana Kunjungi Papua Nugini Usai Dilantik

Papua Nugini juga dianggap Prabowo memiliki filosofi hidup bernegara yang sama dengan Indonesia.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Lakukan Pendekatan Kesejahteraan, Percepatan Pembangunan Papua Dimulai Tahun Ini
Pemerintah Lakukan Pendekatan Kesejahteraan, Percepatan Pembangunan Papua Dimulai Tahun Ini

Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas terkait pembangunan Papua.

Baca Selengkapnya
Bertemu Jokowi, Majelis Rakyat Papua Usulkan Pemekaran Wilayah Mimika
Bertemu Jokowi, Majelis Rakyat Papua Usulkan Pemekaran Wilayah Mimika

Agustinus menuturkan pemekaran wilayah tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat Papua.

Baca Selengkapnya
PPP: Kekayaan Papua Jangan Hanya Untungkan Segelintir Orang, Tapi Tidak Bawa Kemakmuran Rakyat
PPP: Kekayaan Papua Jangan Hanya Untungkan Segelintir Orang, Tapi Tidak Bawa Kemakmuran Rakyat

Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menggelar konsolidasi bersama kader dan Caleg di Nabire Papua.

Baca Selengkapnya
4 Provinsi di Papua Belum Rekapitulasi Nasional, Begini Penjelasan KPU
4 Provinsi di Papua Belum Rekapitulasi Nasional, Begini Penjelasan KPU

KPU mengakui, sejumlah provinsi di Papua belum terjadwal untuk diplenokan dalam rapat rekapitulasi hasil Pemilu 2024 tingkat nasional.

Baca Selengkapnya