Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Orang kaya China sedang keranjingan memelihara monyet mini langka

Orang kaya China sedang keranjingan memelihara monyet mini langka Marmoset langka jadi tren peliharaan kaum jetset China. ©2016 Merdeka.com/Shanghaiist

Merdeka.com - Sebuah tren anyar merebak di kalangan masyarakat kelas atas Republik Rakyat China. Mereka berbondong-bondong memelihara monyet sebesar jempol manusia asal hutan Amazon, Brasil, sebagai penanda status sosial.

Monyet yang dipelihara memang bukan jenis pada umumnya. Primata berjenis Marmoset ini merupakan yang terkecil di dunia. Per ekor dibanderol 30 ribu Yuan atau setara dengan Rp 61,2 juta.

Dalam praktiknya, kepemilikan hewan ini terhitung ilegal karena Marmoset adalah satwa langka di Kawasan Amazon. Selain itu, sudah pasti monyet mini diperoleh melalui jalur penyelundupan ke China.

Namun konglomerat maupun orang kaya baru di China tetap saja berbondong-bondong melanggar hukum, demi memiliki hewan dianggap membawa peruntungan itu. Apalagi permintaan monyet mini meningkat karena kalender China kali ini adalah Tahun Monyet Api.

marmoset jadi peliharaan kaum jetset china

Marmoset jadi peliharaan kaum jetset China (c) 2016 Merdeka.com/Shanghaiist

Berdasarkan laporan harian People's Daily, Kamis (11/2), primata kecil ini di Tiongkok disebut 'monyet jempol'. Tren memelihara Marmoset beberapa bulan ini menggeser pesona cincin berlian yang biasanya menjadi klangenan kaum jetset Negeri Tirai Bambu.

Jejaring sosial China, Weibo, juga menangkap unggahan dari seorang pemilik toko perhiasan bernama Chen. Dia mencoba memamerkan hadiah tahun barunya yakni seekor monyet jempol bernama Xiao Shen.

Chen juga tak lupa memperlihatkan harga dari peliharaannya tersebut dengan menulis angka 30 ribu yuan, tentu tanpa peduli akan legalitas dari primata kecil tersebut.

Menyinggung tren melanggar hukum ini, pejabat senior Dinas Perlindungan Hewan Beijing berjanji melakukan pengawasan.

"Namun memang harus dilihat terlebih dahulu bagaimana cara menyelamatkan monyet asing ini dari cengkeraman bisnis uang di sekitarnya," ujarnya.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP