Negara Teluk Tolak Pengakuan AS Soal Israel Kuasai Dataran Tinggi Golan

Selasa, 26 Maret 2019 18:13 Reporter : Pandasurya Wijaya
Negara Teluk Tolak Pengakuan AS Soal Israel Kuasai Dataran Tinggi Golan trump tandatangani pengakuan AS atas pencapolokan Israel terhadap dataran tinggi golan. ©HERB KEINON

Merdeka.com - Empat negara Teluk hari ini menyatakan menolak keputusan Amerika Serikat yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

Arab Saudi, Bahrain, Qatar, dan Kuwait--kesemuanya adalah sekutu AS--mengecam keputusan Presiden Donald Trump yang mengakui pencaplokan Israel atas wilayah itu sejak 1981.

"Keputusan itu akan berdampak negatif dalam proses perdamaian di Timur Tengah dan keamanan dan stabilitas di kawasan," kata pernyataan kantor berita Arab Saudi, SPA, seperti dikutip laman the Jerusalem Post, Selasa (26/3).

Deklarasi pengakuan AS itu disebut sebagai pelanggaran atas Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional.

Kuwait dan Bahrain mengatakan mereka menyesalkan keputusan AS itu sedangkan Qatar menyerukan Israel mengakhiri pendudukan di Dataran Tinggi Golan dan patuh pada resolusi internasional.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang datang ke Washington menyaksikan langsung penandatangan pengakuan AS itu oleh Presiden Donald Trump.

Israel mengambil alih wilayah Dataran Tinggi Golan dari Suriah pada perang Enam Hari 1967 dan mencaploknya pada 1981 meski tidak diakui dunia internasional. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Israel
  2. Amerika Serikat
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini