Mantan Presiden Sudan Umar al-Bashir Dipindahkan ke Penjara

Rabu, 17 April 2019 18:52 Reporter : Pandasurya Wijaya
Mantan Presiden Sudan Umar al-Bashir Dipindahkan ke Penjara Presiden Sudan Omar al-Bashir. www.popscreen.com ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Bekas Presiden Sudan Umar al-Bashir yang baru digulingkan dari jabatannya kemarin dipindahkan ke Penjara Kobar di Ibu Kota Khartoum. kabar itu disampaikan dua sumber dari keluarga Bashir.

Dilansir dari laman BBC, Rabu (17/4), Bashir yang sudah berkuasa hingga 30 tahun itu ditahan dengan pengawalan ketat di sel tersendiri.

Menurut keterangan keluarga, sejak dimakzulkan Kamis lalu Bashir ditahan dalam pengawalan ketat di kediaman presiden yang terletak di kompleks Kementerian Pertahanan.

Bashir dilengserkan militer setelah selama enam pekan rakyat berunjuk rasa di seantero negeri menuntut dia mundur.

Setelah Wakil Presiden sekaligus Menteri Pertahanan Awad Ibn Auf mengumumkan mengambil alih dan membentuk Dewan Militer yang memimpin negara, rakyat masih tetap berunjuk rasa menuntut pembentukan segera pemerintahan sipil. Hanya selang hitungan jam, Auf yang dikenal sebagai orang dekat Bashir juga mundur dan digantikan Abdul Fatah al-Burhan.

Asosiasi Kaum Profesional Sudan yang menjadi motor unjuk rasa sudah menyampaikan sejumlah daftar tuntutan perubahan untuk mengatasi krisis ekonomi.

Mereka juga menyerukan dewan militer dibubarkan dan segera membentuk pemerintahan sementara gabungan sipil dan perwakilan militer.

Kemarin Burhan juga mengumumkan pemecatan tiga jaksa tinggi setelah pendemo menuntut lembaga peradilan direformasi. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sudan
  3. Umar Al Bashir
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini