Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mantan presiden muslim India Abdul Kalam tutup usia

Mantan presiden muslim India Abdul Kalam tutup usia Mantan Presiden India Abdul Kalam. ©BBC

Merdeka.com - Mantan presiden India APJ Abdul Kalam meninggal kemarin ketika sedang mengajar dalam usia 83 tahun.

Presiden ke-11 India yang menjabat pada 2002 hingga 2007 itu dikenal sebagai presiden rakyat. Dia juga adalah seorang ilmuwan nuklir India.

Sekretaris Negara PB Warjri mengatakan, Kalam merasa sakit saat sedang mengajar di kampus Indian Institute of Management di Shillong, Negara Bagian Meghalaya. Dia kemudian segera dilarikan ke rumah sakit tapi kemudian dokter menyatakan dia sudah meninggal karena tidak tertolong lagi akibat gagal jantung.

Pemerintah menyatakan Hari Berkabung Nasional selama tujuh hari untuk menghormati mantan presiden muslim itu, seperti dilansir surat kabar the Guardian, Selasa (28/7).

"Kalam akan dikenang sebagai orang yang sangat bergairah terhadap sains dan inovasi. Orang akan mengingat kontribusinya sebagai ilmuwan, pengajar, dan penulis," ujar Presiden India Pranab Mukherjee.

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan kematian Kalam merupakan suatu kehilangan besar bagi komunitas ilmuwan.

"Dia membawa India ke tingkatan yang lebih terhormat," kata Modi.

Kalam lahir dalam keluarga muslim di daerah Tamil Nadu pada 15 Oktober 1931. Semasa kecil Kalam pernah menjual koran untuk membantu keluarganya. Dia merambah karir tidak lewat jalan politik melainkan bekerja keras sebagai ilmuwan di instansi pemerintah.

Sebagai seorang ilmuwan, Kalam sudah menulis 17 buku. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP