Malaysia akan fasilitasi pendirian Sekolah Indonesia di Sabah

Senin, 23 Juli 2018 19:18 Reporter : Farah Fuadona
Malaysia akan fasilitasi pendirian Sekolah Indonesia di Sabah Anak TKI saat peresmian CLC di kompleks perkebunan Sachiew di Miri, Malaysia. ©2018 Merdeka.com/ Farah Fuadona

Merdeka.com - Pemerintah Malaysia menyampaikan akan mempermudah keperluan pendirian Sekolah Indonesia di Negeri Jiran. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Malaysia Dato Saifuddin Abdullah dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (23/7).

"Kerajaan Malaysia bersedia untuk memfasilitasi keperluan untuk menumbuhkan Sekolah Indonesia. Sekarang sekolah sudah ada di Kuala Lumpur dan Johor, tetapi permohonan pemerintah Indonesia ialah untuk sekolah di Sabah. Jadi ini kita akan beri fasilitas," ujarnya.

Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden Jokowi dan PM Mahathir mengenai isu Tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia yang berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor bulan lalu.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengapresiasi perubahan kebijakan pemerintah Malaysia saat ini yang menekankan akses pendidikan ke semua orang termasuk anak-anak TKI.

"Masalah perlindungan pekerja Indonesia di Malaysia adalah prioritas bagi Indonesia. Oleh karena itu saya titipkan kembali, seperti yang disampaikan oleh presiden kepada Tun mahathir 'Saya titipkan warga negara dan tenaga kerja Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia kepada pemerintah Malaysia'," ujar Retno.

Saat ini pemerintah Indonesia sedang memfokuskan pendidikan bagi anak-anak pekerja Indonesia yang berada di wilayah Sabah dan Sarawak berupa sekolah Community Learning Center (CLC). Ini merupakan janji Presiden Jokowi kepada ribuan pekerja Indonesia yang berkerja dari berbagai sektor perkebunan dan perminyakan di Miri, Bintulu, Sibu dan sekitar Kuching, yang ditemuinya pada November tahun lalu.

Retno mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia sedang menambah satu lagi CLC dari target 50 CLC pada bulan Juni dan akan membangun Sekolah Indonesia di Sabah. "Saya akan berkoordinasi dengan menteri pendidikan dan kebudayaan," ungkapnya. [frh]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini