Legenda Sepak Bola Michel Platini Ditangkap karena Suap soal Piala Dunia Qatar

Selasa, 18 Juni 2019 18:58 Reporter : Pandasurya Wijaya
Legenda Sepak Bola Michel Platini Ditangkap karena Suap soal Piala Dunia Qatar michel platini. ©Fabrice Coffrini/AFP

Merdeka.com - Mantan Presiden Badan Sepak Bola Eropa, UEFA, dan Asosiasi Sepak Bola Prancis, Michel Platini, ditangkap karena terkait penyelidikan kasus suap yang membuat badan sepak bola dunia, FIFA, memutuskan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Kabar itu disampaikan sumber penegak hukum di Prancis.

Dilansir dari laman the Guardian, Selasa (18/6), penangkapan Platini pertama kali dilaporkan oleh portal berita Mediapart Selasa pagi.

Mantan kapten tim nasional Prancis itu sebelumnya termasuk dalam komite panitia turnamen FIFA. Platini ditahan setelah harian the Daily Telegraph mengungkap bagaimana pria 63 tahun itu bertemu dengan bekas pesepak bola Asia Muhammad Bin Hammam sebelum pemungutan suara penentuan tuan rumah Piala Dunia.

Sebulan sebelum pemungutan suara FIFA pada 2018 untuk menentukan tuan rumah Piala Dunia 2022, Platini makan siang di Istana Elysee bersama Presiden Nicolas Sarkozy dan Tamim bin Hamad Al Thani yang kini adalah emir Qatar.

Reuters

Pada saat itu Platini mengatakan Sarkozy, yang tengah mengincar kontrak perdagangan besar dengan Qatar, ingin Platini menggunakan hak suaranya di FIFA dan mempengaruhi UEFA supaya Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Ketika ditanya the Guardian soal pertemuannya di Paris sebelum kongres FIFA, Platini berkeras dia sudah memutuskan lebih dulu untuk memilih Qatar. Putranya, Laurent, kemudian bergabung dengan perusahaan pakaian olahraga Qatar Burrda, dimiliki oleh Qatar Sports Investment. Namun Platini kerap menyangkal punya kaitan dalam kasus ini.

Platini dan orang-orang UEFA kemudian memilih Qatar. Presiden FIFA saat itu Sepp Blatter selalu mengatakan penting untuk menggelar Piala Dunia di Qatar ketimbang pilihan dia sebelumnya di Amerika Serikat. Setelah Qatar diputuskan jadi tuan rumah maskapai Qatar Airways memesan 50 pesawat Airbus Prancis A 320 dan QSI membeli klub sepak bola yang didukung Sarkozy, Paris Saint-Germain.

Platini dan Blatter kemudian dijatuhi sanksi oleh FIFA setelah dia dibayar Rp22 miliar oleh FIFA pada 2011. Keduanya beralasan itu adalah pembayaran untuk pekerjaan Platini sebagai penasihat sepak bola FIFA yang sudah diselesaikannya sembilan tahun sebelumnya pada 2002.

Sejauh ini pihak Platini belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar tas penangkapan Platini.

Platini ditangkap pagi tadi di Nanterre, pinggiran sebelah barat Paris. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini