Lebih dari 3600 pelecehan seksual terjadi di Gereja Katolik

Kamis, 13 September 2018 12:14 Reporter : Teresa Rachel
Lebih dari 3600 pelecehan seksual terjadi di Gereja Katolik Gereja Katolik Vatikan. REUTERS/Alessandro Bianchi

Merdeka.com - Tindak pelecehan seksual dilaporkan terjadi di Gereja katolik di Jerman sejak 1946 hingga 2014. Dari rentang waktu itu, tercatat sebanyak 3.677 orang telah menjadi korban pelecehan. Informasi ini diungkapkan oleh dua media terkemuka Jerman.

Gereja katolik tersebut pun mengakui adanya warisan tindak seksual setelah terjadi kebocoran informasi mengenai pelecehan terhadap ribuan anak dalam periode lebih dari 70 tahun oleh para pastor.

Dua media Spiegel Online and Die Zeit mengatakan laporan mereka yang bersumber dari Konferensi Keuskupan Jerman dan penelitian terhadap tiga universitas. Dalam laporan itu tertera bahwa 1.670 pastor melakukan pelecehan seksual terhadap 3.677 anak di bawah umur dan sebagian besar merupakan laki-laki, seperti dilansir dari Time, Rabu (13/09).

Laporan tersebut juga mengungkapkan mengenai jumlah korban yang kemungkinan lebih banyak menurut riset para ahli dari Universities of Giessen, Heidelberg dan Mannheim. Uskup Triert Stephan Ackermann mengatakan bahwa gereja menyadari adanya tingkat penyalahgunaan dari riset tersebut.

"Ini menyedihkan dan memalukan bagi kita," ungkapnya.

Ackermann tidak menjelaskan lebih lanjut atas laporan tersebut, namun dia mengatakan akan melakukan penelitian kembali pada 25 September mendatang bersama dengan para penulis laporan.

Die Zeit juga menuliskan bahwa para peneliti tidak diperbolehkan untuk melihat data asli gereja tetapi harus memberikan kuesioner untuk pihak keuskupan, yang nantinya akan memberikan informasi. Kesimpulan yang dituliskan oleh para peneliti mengungkapkan bahwa banyak dokumen yang dimanipulasi dan dirusak.

Vatikan mengatakan bahwa secepatnya perlu mengadakan klarifikasi atas tuduhan bahwa pihak Vatikan termasuk Paus Fransiskus menutupi adanya penyelewengan seksual.

Pihak Vatikan juga mengajak seluruh perwakilan gereja di dunia untuk turut serta dalam pertemuan pada Februari mendatang yang akan membicarakan mengenai pencegahan tindak pelecehan seksual pada anak. [frh]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini