KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Kunjungi Australia, Jokowi bakal resmikan balai bahasa Indonesia

Kamis, 23 Februari 2017 16:34 Reporter : Ira Astiana
Presiden Jokowi. ©REUTERS/Darren Whiteside

Merdeka.com - Setelah sempat tertunda, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya dipastikan berangkat ke Australia dalam rangka menggelar kunjungan kenegaraan akhir bulan ini untuk bertemu dengan Perdana Menteri Malcolm Turnbull. Penyambutan secara resmi akan dilakukan gubernur jendral di Sydney.

"Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia pada 25 sampai 26 Februari. Kunjungan yang sempat tertunda ini dilakukan demi memperkuat hubungan bilateral antar kedua negara," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanata Nasir atau biasa disapa Tata, saat menggelar jumpa pers di Kemenlu RI, Jakarta Pusat, Kamis (22/2).

Tata menuturkan, kunjungan kali ini sedikit berbeda dengan kunjungan sebelumnya. Sebab, PM Turnbul secara khusus mengundang Jokowi dan Ibu Negara, Iriana, akan diundang makan malam di kediaman kepala negara tersebut.

"Kunjungan kali ini akan sedikit berbeda karena nanti akan ada acara makan malam kedua pemimpin. Acara ini akan dilakukan dalam bentuk private dinner. Jadi PM Turnbull hanya mengundang Jokowi dan Ibu Negara dalam rangka makan malam," ungkap Tata.

Pertemuan ini, kata Tata, menunjukkan kedekatan antara dua pemimpin negara. Nantinya akan dibahas juga beberapa isu khususnya di bidang ekonomi.

"Nantinya akan dibahas isu cukup penting utamanya mengenai kerja sama di bidang ekonomi. Selain itu akan ada pembicaraan soal perluasan kerja sama di beberapa bidang. Salah satu yang ingin disoroti adalah memperluas akses pasar yang diproduksi secara berkelanjutan. Contohnya adalah produk kayu, selain itu ada juga pasar produk minyak sawit dan kertas," papar Tata.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi akan meresmikan balai bahasa Indonesia. Tata menyebut, saat ini sudah ada tiga tempat sekolah bahasa Indonesia di Australia antara lain di Canberrra, Perth, dan Melbourne.

"Selain itu, akan ada upaya mendorong kerja sama di bidang turisme. Kunjungan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan terkait kerja sama maritim, industri maritim sipil, indutri kreatif lainnya," ujar Tata.

Selain bertemu PM Turnbull, Jokowi akan melakukan pertemuan dengan pengusaha Australia dan masyarakat Indonesia yang ada di Australia.

[pan]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.