Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Konflik Timur Tengah akibat dari adu domba negara berkuasa

Konflik Timur Tengah akibat dari adu domba negara berkuasa

Merdeka.com - Suasana Timur Tengah memanas. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin mengatakan memanasnya Timur Tengah salah satunya disebabkan karena adanya adu domba dari negara berkuasa.

"Ini tidak lepas dari satu skenario global yang memang sudah kita tengarai dilakukan terjadi dalam satu proxy war," katanya di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (7/6).

Bahkan dirinya mengatakan adu domba dari negara sudah berhasil mengacaukan negara-negara Islam seperi Yaman dan Suriah.

"Battle groundnya sudah terjadi di Yaman, di Suriah, di situ hiruk pikuk, carut marut. Tetapi kita tidak bisa semata mata menyalahkan pihak eksternal. Sangat tergantung pada ketahanan internal dari negara-negara Islam itu sendiri," jelasnya.

Bahkan dirinya menyebutkan konfik yang terjadi di Timur Tengah ini tidak terlepas dari kunjungan Presiden AS Donald Trump yang melawat ke Arab Saudi. Dan dirinya memastikan bahwa Qatar tidak terlibat terorisme seperti yang dituduh negara Timur Tengah atau negara luar.

Bahwa ada dampak pengaruh dan terutama orang membacanya tidak terlepas dari kunjungan Donald Trump kemarin ke Saudi Arabia. Karena apa yang disampaikan pidato Trump agar negara Islam memerangi terorisme sendiri. Tidak perlu Amerika terlibat. Ini saya kira sebuah perintah," katanya

"Maka tuduhan bahwa Qatar mendukung terorisme itulah yang harus ditabbayunkan. Tidak boleh menuduh begitu saja. Saya tidak berpihak pada salah satu. Ini yang menurut saya harus ditabbayunkan betul gak demikian," tutupnya.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP