Kelompok pro kemerdekaan Catalunya justru menang dalam pemilu

Jumat, 22 Desember 2017 17:04 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Kelompok pro kemerdekaan Catalunya justru menang dalam pemilu Warga Catalunya rayakan kemenangan referendum merdeka. ©REUTERS/Susana Vera

Merdeka.com - Kelompok pro kemerdekaan Catalunya secara mengejutkan unggul dalam pemilihan umum digelar pada Kamis kemarin. Pemungutan suara itu dilakukan karena pemerintah Spanyol membubarkan pemerintahan negara bagian itu lantaran melakukan jajak pendapat pada 1 Oktober, dan mendeklarasikan kemerdekaan pada 26 hari kemudian.

Dilansir dari laman AFP, Jumat (22/12), kelompok pro kemerdekaan Catalunya, yakni partai PdeCat dan Esquerra Republicana de Catalunya, mendominasi pemungutan suara dan meraih 82 persen, atau 70 kursi dalam parlemen. Sedangkan Partai Ciudadanos yang menolak pemisahan Catalunya dari Spanyol meraih 37 kursi.

Mantan Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, mengaku bahagia mendengar kelompok pro kemerdekaan memenangkan pemilihan umum. Apalagi, sejumlah pemimpin partai yang mendukung pemisahan diri harus berkampanye dari balik penjara. Puigdemont malah mengasingkan diri ke Belgia.

"Ini hasil yang tidak dapat digugat. Pemerintah Spanyol sudah kalah. (Perdana Menteri Mariano) rajoy dan sekutunya tumbang," kata Puigdemont dari dalam jumpa pers di Belgia.

Kendati demikian, nampaknya sikap kelompok kemerdekaan melunak dan sepertinya bakal memilih berunding dengan pemerintah Spanyol. Kalangan pebisnis juga berharap hasil pemilihan itu berdampak positif buat menggenjot dunia usaha serta pariwisata. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Spanyol
  3. Catalonia
  4. Catalan
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini