KBRI Bangkok imbau WNI di Thailand bersimpati atas wafatnya raja
Merdeka.com - Seluruh warga negara Indonesia yang ada di Thailand diimbau untuk turut bersimpati atas meninggalnya Raja Bhumibol Adulyadej. Hal ini dikeluarkan Kedutaan Besar RI di Bangkok melalui pernyataan tertulis.
"Sehubungan dengan masa berkabung nasional Kerajaan Thailand terkait wafatnya Raja Thailand, Yang Mulia Bhumibol Adulyadej, diimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berada di Thailand untuk menunjukkan sikap simpati dan hormat terhadap suasana berkabung negara dan rakyat Thailand," demikian pernyataan KBRI Bangkok, seperti dikutip dari Twitter @Portal_Kemlu_RI, Sabtu (15/10).
Setelah Raja Bhumibol Adulyadej mangkat, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha mengumumkan negara dalam keadaan berkabung selama setahun.
Karenanya, KBRI meminta WNI untuk mengantisipasi kondisi dan pembatasan yang diberlakukan selama masa berkabung sebagaimana disampaikan PM Negeri Gajah Putih tersebut.
"Masyarakat Indonesia yang berada di Thailand perlu mengantisipasi kondisi dan pembatasan yang diberlakukan selama masa berkabung, sebagaimana yang disampaikan PM Thailand dalam pidatonya. Pemerintah Thailand telah mengumumkan masa berkabung resmi selama satu tahun dan meminta masa 30 hari tanpa kegiatan ramai yang bersifat hiburan," tulis KBRI Bangkok.
Pemerintah Thailand juga mengimbau agar para turis ikut menghormati adat yang berlaku dan turut mematuhi hukum setempat.
Pemerintah Thailand telah mengeluarkan anjuran mengenakan pakaian hitam di hari Jumat sebagai ungkapan berkabung nasional pada masyarakatnya. Hal ini berlaku juga untuk wisatawan asing yang bertandang ke negeri gajah putih itu.
"Pakaian renang masih boleh dikenakan asalkan hanya di pantai resort. Selain di sana, ikuti aturan setempat dalam berpakaian dan berperilaku. Terutama saat mengunjungi kuil-kuil dan istana kerajaan," ujar wartawan BBC, John Sudworth yang bertugas di sana. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya