Kasus Virus Corona Turun Drastis di China, Wuhan Tutup Rumah Sakit Sementara
Merdeka.com - Kota Wuhan di China tengah yang menjadi pusat wabah virus corona (Covid-19) menutup rumah sakit sementara pertama, salah satu dari 16 rumah sakit yang dibangun dengan cepat untuk mengatasi wabah, setelah mengeluarkan pasien yang terakhir sembuh, seperti laporan media CCTV pada Senin.
Berita penutupan rumah sakit ini bertepatan dengan penurunan drastis kasus baru di Provinsi Hubei dan ibu kota provinsi Wuhan, tapi negara itu tetap waspada karena warga negara China yang kembali ke negaranya dites positif terkena virus itu.
Di Provinsi Hubei dilaporkan kurang dari 200 kasus baru untuk pertama kalinya sejak Januari. Demikian dikutip dari Reuters, Senin (2/3).
Pada Minggu, Hubei mengonfirmasi 196 kasus baru, seperti disampaikan Komisi Kesehatan Nasional pada Senin, menurun drastis dari 570 kasus sehari sebelumnya dan terendah sejak 24 Januari.
Penurunan itu didorong oleh penurunan kasus baru di Wuhan, tempat virus pertama kali muncul Desember lalu, yang melaporkan 193 infeksi baru, terendah sejak 26 Januari.
Total kasus baru di China daratan yang terkonfirmasi sebanyak 202, terendah sejak 22 Januari. Di luar infeksi baru di Hubei, hanya ada enam kasus baru di China daratan, terendah sejak bulan lalu. Jadi jumlah kasus yang terkonfirmasi di China daratan sejauh ini 80.026.
Angka kematian akibat wabah ini di China daratan mencapai 2.912 sampai Minggu, naik 42 dari hari sebelumnya. Ada 42 kematian baru di Hubei, sedangkan 32 orang meninggal di Wuhan.
Sejalan dengan penurunan infeksi baru, Wuhan menutup rumah sakit sementara pertamanya setelah mengeluarkan 34 pasien yang baru sembuh, lapor CCTV.
Sampai 28 Februari, Wuhan telah menyediakan 16 rumah sakit sementara, menambah 13.000 tempat tidur, dengan 12.000 orang dirawat sejauh ini. Secara keseluruhan, jumlah tempat tidur di rumah sakit Wuhan meningkat dari 5.000 menjadi 23.000.
18 provinsi di seluruh China sejauh ini telah menurunkan tingkat tanggap darurat dalam sepekan terakhir, yang terakhir adalah Provinsi Zhejiang yang memangkas langkah-langkah tanggap darurat ke tingkat II dari tingkat I, menurut akun resmi Weibo pemerintah provinsi pada Senin.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya