Kantor Konsulat China Diserang Kelompok Bersenjata, 2 Polisi Tewas
Merdeka.com - Dua polisi dilaporkan tewas dalam insiden penyerangan di kantor konsulat China di kota pesisir selatan Karachi, Pakistan. Serangan tembakan itu terdengar pada sekitar pukul 09:30 waktu setempat di luar konsulat di kawasan Clifton.
Empat pria bersenjata berusaha memasuki konsulat tetapi dihentikan oleh petugas keamanan di sebuah pos pemeriksaan, kata laporan dikutip dari Aljazeera, Jumat(23/11).
Juru bicara Tentara Liberation Baloch (BLA), Jihand Baloch, mengatakan kelompok bersenjatanya bertanggung jawab atas serangan itu. Dia mengungkapkan bahwa tiga penyerang bersenjata dan granat terlibat dalam serangan itu.
Dari liputan stasiun televisi lokal, Geo TV, terlihat momen saat kepulan asap di udara, di mana terjadinya ledakan di lokasi serangan sedang berlangsung.
Selama lebih dari satu dekade, kelompok separatis bersenjata Baloch terus berjuang untuk kemerdekaan melawan pasukan keamanan Pakistan, yang mereka anggap sebagai pasukan yang menduduki provinsi terbesar dan paling padat di Pakistan.
BLA sendiri merupakan salah satu kelompok yang aktif di kawasan itu. Kelompok ini kerap kali melakukan serangan-serangan terhadap pasukan Pakistan, serta serangan pada proyek-proyek yang dikerjakan di bawah Koridor Ekonomi Pakistan China (CPEC), yang menghubungkan China barat daya dengan Laut Arab melalui Pakistan.
Diketahui, China adalah sekutu dekat Pakistan. Selain sebagai pemberi dana utama bagi Pakistan, China juga menginvestasikan sejumlah besar uang dalam proyek-proyek infrastruktur.
(mdk/ias)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya