Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Janji Donald Trump mendata warga muslim di AS belum jadi kebijakan

Janji Donald Trump mendata warga muslim di AS belum jadi kebijakan Hari Hijab Sedunia di New York. ©AFP PHOTO/Getty Images/Spencer Platt

Merdeka.com - Pada masa kampanye, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pernah berjanji akan mendata seluruh warga muslim di AS dengan alasan keamanan. Namun, usai dilantik dan menjalani pemerintahan selama beberapa pekan, belum ada instruksi khusus dari pemerintah AS terkait kebijakan tersebut.

"Beberapa waktu lalu sempat ada isu mengenai kebijakan Trump tentang meregistrasi warga muslim lokal dan asing yang ada di AS, namun sampai sekarang hal itu belum diberlakukan pemerintah. Belum ada instruksi untuk mendaftarkan diri sebagai muslim di AS," tutur mahasiswa Indonesia yang tengah menimba ilmu di Universitas Illinois AS, Testriono, saat dihubungi melalui telewicara di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (10/2).

Testriono juga menambahkan, belum ada perubahan khusus yang diberlakukan oleh pemerintah AS usai Trump dilantik menjadi presiden.

"Sejak Trump dilantik, belum ada perubahan situasi yang berarti di AS. Trump belum membuat langkah tegas yang terlalu jauh dari kebijakan Presiden Barack Obama. Malahan, kebijakan yang berlaku di masa Obama masih diterapkan di AS sampai saat ini," ungkap Testriono.

Seperti diketahui, Trump sempat mengumbar janji tentang beberapa kebijakan yang akan diberlakukan saat dia memimpin. Sejauh ini baru perintah eksekutif pembangunan tembok pembatas AS dan Meksiko saja yang baru diterapkan. Sedangkan untuk larangan tujuh warga negara mayoritas muslim masuk AS telah ditangguhkan pengadilan federal AS.

Karenanya, masyarakat AS serta penduduk dari seluruh penjuru dunia yang memiliki kepentingan dengan AS masih menantikan kebijakan yang benar-benar akan berlaku.

"Saat ini kami semua khususnya mahasiswa Indonesia yang menjalani pendidikan di AS masih menunggu langkah dari pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Trump. Semoga kebijakan yang berlaku tidak menimbulkan perbedaan yang sangat signifikan terutama untuk kami," pungkasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP