Jadikan Kimono Nama Merek Pakaian Dalam, Menteri Jepang Sentil Kim Kardashian

Rabu, 3 Juli 2019 14:13 Reporter : Hari Ariyanti
Jadikan Kimono Nama Merek Pakaian Dalam, Menteri Jepang Sentil Kim Kardashian Kim Kardashian. ©Getty Images

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Jepang, Hiroshige Seko menegaskan bahwa kimono merupakan milik Jepang, bukan merek pakaian dalam yang diproduksi aktris dan pengusaha Kim Kardashian West. Seperti diketahui, pekan lalu Kim Kardashian mengumumkan lini usahanya, Kimono Solutionwear.

Sejumlah warga Jepang kemudian mengkritik merek tersebut di media sosial. Merek itu dinilai tak pantas karena kimono telah dipakai warga Jepang selama berabad-abad. Demikian dilansir dari laman Alarabiya, Rabu (3/7).

Pada Selasa (2/7), Seko menegaskan bahwa kimono adalah bagian kebudayaan kebanggaan Jepang dan sangat dikenal di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat. Dia mengatakan akan mengirim pejabat senior ke Washington pekan depan untuk mendesak pejabat merek dagang AS agar menangani persoalan ini dengan tepat.

Pada Senin, istri rapper Kanye West itu mencuit di Twitter dia akan merilis usaha pakaian dalamnya itu dengan nama baru setelah melalui berbagai diskusi dan pertimbangan cermat.

"Merek dan produk saya pada intinya dibangun dengan inklusivitas dan keberagaman dan setelah pemikiran dan pertimbangan yang cermat, saya akan meluncurkan merek Solutionwear saya dengan nama baru. Saya akan segera menghubungi Anda. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda selalu," cuitnya pada Senin (1/7).

Baca juga:false
5 Artis Ini Raup Miliaran Rupiah Sekali Unggah Foto di Instagram
Bantu Kehidupan Eks Napi, Kim Kardashian Temui Donald Trump
Kim Kardashian Ketagihan Liburan di Bali
Liburan Bareng Kanye West di Bali, Kim Kardashian Kaget Lihat Ini
Ngutil Saat Remaja, Kim Kardashian Anggap Pengalaman Lucu
Terlalu Seksi, Gaun Hitam Kim Kardashian Bikin Geger [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini