Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadikan Kimono Nama Merek Pakaian Dalam, Menteri Jepang Sentil Kim Kardashian

Jadikan Kimono Nama Merek Pakaian Dalam, Menteri Jepang Sentil Kim Kardashian Kim Kardashian. ©Getty Images

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Jepang, Hiroshige Seko menegaskan bahwa kimono merupakan milik Jepang, bukan merek pakaian dalam yang diproduksi aktris dan pengusaha Kim Kardashian West. Seperti diketahui, pekan lalu Kim Kardashian mengumumkan lini usahanya, Kimono Solutionwear.

Sejumlah warga Jepang kemudian mengkritik merek tersebut di media sosial. Merek itu dinilai tak pantas karena kimono telah dipakai warga Jepang selama berabad-abad. Demikian dilansir dari laman Alarabiya, Rabu (3/7).

Pada Selasa (2/7), Seko menegaskan bahwa kimono adalah bagian kebudayaan kebanggaan Jepang dan sangat dikenal di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat. Dia mengatakan akan mengirim pejabat senior ke Washington pekan depan untuk mendesak pejabat merek dagang AS agar menangani persoalan ini dengan tepat.

Pada Senin, istri rapper Kanye West itu mencuit di Twitter dia akan merilis usaha pakaian dalamnya itu dengan nama baru setelah melalui berbagai diskusi dan pertimbangan cermat.

"Merek dan produk saya pada intinya dibangun dengan inklusivitas dan keberagaman dan setelah pemikiran dan pertimbangan yang cermat, saya akan meluncurkan merek Solutionwear saya dengan nama baru. Saya akan segera menghubungi Anda. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda selalu," cuitnya pada Senin (1/7).

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP