Inggris cabut kewarganegaraan penduduknya yang gabung ISIS

Senin, 31 Juli 2017 03:00 Reporter : Ira Astiana
Inggris cabut kewarganegaraan penduduknya yang gabung ISIS Militan ISIS di Raqqa. ©Social Media Website via Reuters TV

Merdeka.com - Pemerintah inggris mencabut kewarganegaraan 150 penduduknya karena terlibat dengan kelompok terorisme serta tindakan kejahatan lain. Mereka merupakan warga negara Inggris yang terbang ke Suriah untuk menjadi jihadis.

Selain mencabut kewarganegaraan mereka, pemerintah juga melarang mereka kembali ke Inggris.

"Ada banyak sekali orang yang kami temukan dan kami larang untuk pulang lagi ke Inggris. Misi kami nomor satu adalah membuat mereka diadili," kata seorang sumber pasukan keamanan senior, seperti dilansir dari laman metro.co.uk, Minggu (30/7).

"Jika kami pikir itu tidak mungkin, kami akan menggunakan teknik lain," tambahnya.

Sumber tersebut menyatakan saat ini ada lebih dari 40 orang yang paspornya sudah dicabut. Mereka adalah orang yang memiliki kewarganegaraan ganda, termasuk orang Inggris yang lahir dari orang tua dengan berbagai kebangsaan.

Langkah ini diambil pemerintah setelah Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) berhasil dikalahkan oleh pasukan Irak. Pemerintah khawatir para jihadis aku kembali ke negaranya masing-masing karena tidak lagi memiliki tempat. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. Ekstremis ISIS
  2. Inggris
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini