Inggris akan bantu Amerika Serikat serang Suriah
Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson menyatakan negaranya akan mengambil bagian dalam serangan udara terhadap pemerintah Presiden Suriah Basyar al-Assad. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Amerika Serikat yang telah menyerang Suriah lebih dulu.
"Saya pikir akan sangat sulit menolak jika Amerika Serikat memiliki sebuah proposal untuk melakukan semacam tindakan dalam menanggapi serangan senjata kimia," kata Johnson, seperti dilansir dari laman Middle East Eye, Kamis (27/4).
"Jika mereka datang untuk meminta bantuan dan dukungan kami, entah itu dengan rudal jelajah berbasis kapal selam atau apapun itu, menurut pandangan saya, dan saya tahu ini pandangan perdana menteri juga, maka akan sulit untuk mengatakan tidak," sambungnya.
Johnson juga menuturkan bahwa persetujuan parlemen tidak diperlukan untuk mengambil keputusan ini. Selain itu, anggota parlemen Inggris juga harus beristirahat jelang pemilihan umum pada 8 Juni mendatang.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, akan sangat sulit bagi kami untuk mengatakan tidak (kepada AS). Lagipula kita bisa menerapkan keputusan itu apabila pemerintah dan perdana menteri telah menyetujui," tuturnya.
Menurut Johnson penyerangan senjata kimia oleh rezim Assad terhadap warganya sendiri tidak bisa diterima. Oleh karena itu, jika AS memilih untuk bertindak lagi, Inggris akan berada di belakang untuk memberi dukungan.
Seperti diketahui, awal bulan lalu AS meluncurkan serangan rudal ke pangkalan udara militer Suriah sebagai tanggapan atas serangan senjata kimia yang diklaim Barat dilakukan oleh pemerintah Suriah di bawah Rezim Assad.
Serangan senjata kimia itu menewaskan sedikitnya 87 warga sipil. Senjata itu sebenarnya sudah dilarang untuk digunakan sejak 100 tahun lalu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya