Indonesia-Uni Emirat Arab ingin lanjutkan kerja sama di IORA
Merdeka.com - Indonesia memegang keketuaan Asosiasi Lingkar Samudra Hindia (IORA) periode 2015-2017. Setelah Indonesia, keketuaan IORA akan dipegang Afrika Selatan dan kemudian Uni Emirat Arab.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Negara Uni Emirat Arab Maitha Salam Al Shamsi, dalam rangkaian KTT IORA di Jakarta Convention Center (JCC).
"Dalam konteks IORA, Uni Emirat Arab merupakan anggota aktif IORA dan setelah Afrika Selatan, maka yang jadi ketua IORA adalah Uni Emirat Arab. Pertama mengenai masalah kemitraan dengan dialog partner, ini penting untuk melanjutkan dengan dialog partner yang sekarang belum optimal," seru Retno, Senin (6/3).
Retno mengatakan, Uni Emirat Arab menerima usul Indonesia tersebut dengan sangat baik. Namun, tak hanya itu saja yang jadi pembahasan Uni Emirat Arab dengan Indonesia, ada juga pembahasan mengenai action plan IORA.
Rencana aksi IORA merupakan hal yang menjadi perhatian Uni Emirat Arab. Retno menjelaskan action plan akan lebih mudah membawa IORA maju ke depan bersama.
"Dalam menjalankan aksi, kita kaitkan dialog partners bisa bekerja sama. Dialog partner IORA memiliki kemampuan dan kapasitas, tak hanya di ekonomi, namun juga ekspor dan inovasi. Kapasitas banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama dan sekali lagi kontribusi Indonesia kepada IORA diletakkan dalam fondasi, yaitu Jakarta Concord," sambung Retno.
Sementara itu, kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara juga dibahas dalam bilateral tersebut. Januari lalu, di bidang energi juga sudah ada tanda tangan nota kesepahaman di bidang energi terbarukan. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya