Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia khawatir kebijakan baru Trump berdampak ke seluruh dunia

Indonesia khawatir kebijakan baru Trump berdampak ke seluruh dunia protes kebijakan imigran trump. ©2017 REUTERS/Kate Munsch

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif di mana dalam kebijakannya tersebut, dia melarang warga tujuh negara mayoritas Islam (Suriah, Iran, Irak, Yaman, Sudah, Somalia, dan Libya) untuk masuk ke AS.

Sejumlah pemimpin dan pejabat negara asing menyayangkan perintah tersebut, tak terkecuali Indonesia. Kementerian Luar Negeri RI melalui juru bicaranya Arrmanatha Nasir juga turut menyatakan hal serupa.

"Kami menghormati kebijakan pemerintahan baru AS karena itu merupakan hak AS. Namun kami menyayangkannya," kata pria akrab disapa Tata tersebut saat menggelar konferensi pers di Ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (2/2).

Tata khawatir, kebijakan tersebut akan memberi dampak bukan saja bagi negara yang penduduknya mayoritas muslim tetapi juga seluruh negara di belahan dunia.

"Kami khawatir kebijakan ini akan menimbulkan efek negatif bagi semua pihak. Tapi kami berharap hal itu tidak terjadi," harap Tata.

Selain itu, Tata juga berharap Indonesia tidak masuk ke dalam daftar tersebut nantinya. Sebab ada banyak kerja sama yang dijalin antara Indonesia dengan AS.

"Selama ini hubungan bilateral Indonesia terjalin sangat baik. Dan kami berharap di pemerintahan baru ini, kerja sama dapat bisa lebih ditingkatkan lagi. Tapi sejauh ini, visa AS untuk WNI tetap bisa diajukan dan berjalan dengan normal," pungkas Tata. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP