KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Hentikan Ransomware, peselancar ini direkrut pemerintah Inggris

Senin, 15 Mei 2017 17:28 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Marcus Hutchins. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Marcus Hutchins (22) merupakan salah satu orang berhasil menyelamatkan Inggris dari virus Ransomware yang menyerang sistem siber dunia. Karena kehebatannya itu, dia kini bekerja sama dengan Pusat Keamanan Siber Nasional Negeri Inggris. Tujuannya untuk mencegah serangan siber global ini kembali terjadi.

Dilansir dari surat kabar Mirror, Senin (15/5), pemuda yang menyukai pizza dan selancar ini berhasil menghentikan penyebaran virus siber tersebut dari rumah orangtuanya di selatan Inggris. Hutchins menghentikan virus itu hanya dalam beberapa jam.

Hutchins yang dikenal dengan nama daring 'Malware Tech' menyebutkan kemungkinan serangan siber akan kembali pada akhir pekan.

"Saya tidak begitu khawatir dengan surat elektronik. Namun biasanya ransomware akan menembus 'backdoor' dan kami masih belum memperbaikinya sebelum itu (virus) membunuhnya," tutur pemuda 22 tahun itu.

"Ada kemungkinan seseorang bisa meretas sistemnya kembali," imbuh dia.

Hutchins menyebutkan, ada kemungkinan hari ini virus tersebut kembali menyerang sistem siber dunia. Dan hal tersebut akan terus dia informasikan kepada semua orang.

Salah satu teman pemuda itu menyebutkan, Hutchins menghapuskan virus menggunakan whizzkid, panggilan pemuda tersebut untuk komputernya.

Sementara itu, pendiri Fidus Information Security, Kurtis Baron menyebutkan, penarikan Hutchins bekerja sama dengan lembaga siber pemerintah bukanlah sebuah pekerjaan baginya.

"Ini bukan pekerjaan bagi dia, tapi lebih merupakan gairahnya," ucap Baron.

Merujuk data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), serangan siber ini bersifat tersebar dan massif serta menyerang sumber daya sangat penting. Di Indonesia, korban serangan siber itu adalah RS Harapan Kita dan RS Dharmais.

Serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali.

Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut. [ary]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.