Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus Setelah 38 Tahun

Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus Setelah 38 Tahun gunung berapi mauna loa meletus. ©AFP

Merdeka.com - Gunung berapi terbesar di dunia bernama Mauna Loa di Hawaii, Amerika Serikat (AS) akhirnya meletus kembali. Gunung berapi itu mengeluarkan lelehan lava pertamanya setelah 38 tahun tak erupsi.

Meski lelehan lava panas tertampung di puncak gunung, namun pihak berwajib telah meminta agar masyarakat setempat selalu waspada terhadap debu erupsi. Badan Survei Geologi AS (USGS) juga memperingatkan situasinya dapat berubah dengan cepat.

Bahkan tingkat kesiagaan gunung itu telah ditingkatkan menjadi peringatan dengan klasifikasi paling tinggi.

Meski ditingkatkan, namun pihak berwajib setempat belum memerintahkan evakuasi karena penduduk diyakini tidak akan terdampak dari letusan itu.

Gunung Mauna Loa terletak dalam Taman Nasional Gunung Api Hawaii. Gunung berapi yang memiliki tinggi 4.169 meter dan luas sebesar 5.179 kilometer persegi itu mencakup sebagian besar wilayah Pulau Besar (Big Island), Hawaii. Demikian dikutip dari BBC, Selasa (29/11).

Gunung berapi itu diketahui meletus pukul 23.30 setempat pada Ahad lalu. Letusan itu terjadi di kaldera puncak Gunung Mauna Loa bernama Moku’aweoweo.

Setelah letusan terjadi, pihak berwajib setempat memperingatkan erupsi susulan dapat terjadi. Belasan gempa juga terjadi setelah erupsi pertama itu.

“Berdasarkan peristiwa masa lalu, tahap awal letusan Mauna Loa bisa sangat dinamis dan lokasi serta aliran lahar dapat berubah dengan cepat,” jelas USGS.

USGS menjelaskan lava panas juga dapat bergerak ke kaki gunung jika lava telah memenuhi puncak kaldera.

Menurut USGS, Gunung Berapi Mauna Loa telah erupsi selama 33 kali semenjak 1843. Erupsi terakhir terjadi pada 1984. Kala itu lava panas mengalir hingga 8 kilometer jauhnya dari Kota Hilo.

Namun populasi Pulau Besar Hawaii telah meningkat sejak 1980-an. Kini sekitar 200.000 penduduk pulau diperingatkan badan pertahanan sipil Hawaii akan bencana lava.

“Aliran lava ini jarang menimbulkan risiko bagi kehidupan, tetapi bisa sangat merusak infrastruktur,” jelas Dr. Jessica Johnson, ahli geofisika gunung berapi Inggris.

Dr. Jessica menjelaskan aliran lava panas yang mengandung gas vulkanik dapat mengancam Kota Hilo dan Kona.

Gunung Mauna Loa adalah gunung berapi aktif terbesar di dunia. Terdapat gunung berapi lainnya yang diklasifikasikan tidak aktif. Gunung tidak aktif adalah gunung yang sudah lama tidak meletus atau tidak akan meletus di masa mendatang.

Di dalam Pulau Besar Hawaii terdapat pegunungan lain, yaitu Gunung Mauna Kea. Pegunungan itu adalah pegunungan tertinggi di dunia. Jika diukur dari dasar air, pegunungan itu memiliki tinggi hampir 6 kilometer.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP