Empat kasus anak muda tiru adegan Fifty Shades of Grey
Merdeka.com - Film Fifty Shades of Grey yang baru dirilis beberapa waktu lalu sempat mendapat sorotan dari khalayak lantaran banyak adegan di dalam film itu memperlihatkan bagaimana permainan seks dilakukan dengan cara penyiksaan.
Film yang diangkat dari novel Fifty Shades of Grey karangan E.L James (2011) itu menceritakan kisah cinta wartawati miskin dengan seorang pengusaha muda. Tapi yang bikin heboh adalah sisipan adegan-adegan sadomakisme kental yang detil. Misalnya mengikat dan memecut lawan main di ranjang.
Novel khusus dewasa ini terjual lebih dari 100 juta kopi di seluruh dunia, diterjemahkan ke 52 bahasa, dan baru saja difilmkan oleh Hollywood. Film 'Fifty Shades of Grey' dilarang masuk Indonesia oleh Lembaga Sensor Film lantaran muatan seksnya tidak cocok dengan budaya Tanah Air.
Di beberapa negara film Fifty Shades of Grey itu justru menimbulkan tindak kejahatan. Seperti apa kisahnya? Ikuti ulasannya berikut ini.
Tiru Fifty Shades of Grey, mahasiswa perkosa dan pecut korban
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMahasiswa baru kampus Universitas Illinois Chicago, Amerika Serikat tidak bisa mengendalikan libido gara-gara terlalu menghayati novel 'Fifity Shades of Grey'. Dia memerkosa teman sekampusnya, mengikat korban memakai dasi, menyumpal mulut gadis malang itu, lalu beberapa kali memecutnya.
Seperti dilansir the independent, Rabu (25/2), pelaku yang bernama Mohammad Hossain (19 tahun) awalnya mengajak main perempuan dari fakultas lain mampir ke asramanya. Siapa sangka, setelah berhasil menjerat korban masuk kamar, semua kekerasan itu tiba-tiba dilakukan.
Kepada polisi, korban mengaku sudah meminta Hossain menghentikan aksinya. Tapi mahasiswa semester dua ini terus melakukan aksi-aksi sadomasokis.
Kelar diperkosa, korban melapor ke polisi. Saat dicokok, Hossain mengklaim mereka melakukan seks ekstrem itu suka sama suka. Dia pun menyatakan beberapa kekerasan itu meniru novel 'Fifty Shades of Grey'.
Kampus langsung mengeluarkan mahasiswa jurusan biologi nuklir tersebut. Polisi mendakwanya melakukan kekerasan seksual dengan hukuman maksimal penjara 10 tahun.
Sekadar informasi, novel 'Fifty Shades of grey' karangan E.L James menggemparkan dunia ketika terbit pada 2011 lalu. Penulis Inggris itu menceritakan kisah cinta wartawati miskin dengan seorang pengusaha muda. Tapi yang bikin heboh adalah sisipan adegan-adegan sadomakisme kental yang detail. Misalnya mengikat dan memecut lawan main di ranjang.
Novel khusus dewasa ini terjual lebih dari 100 juta kopi di seluruh dunia, diterjemahkan ke 52 bahasa, dan baru saja difilmkan oleh Hollywood. Film 'Fifty Shades of Grey' dilarang masuk Indonesia oleh Lembaga Sensor Film lantaran muatan seksnya tidak cocok dengan budaya Tanah Air.
Siswa Filipina bunuh gadis tetangga lantaran ingin terkenal seperti aktor Fifty Shades of Grey
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSiswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Quezon City, Filipina, membunuh seorang perempuan lantaran meniru adegan dari film kondang Fifty Shades of Grey.Menurut laporan media setempat, remaja berusia 14 tahun itu begitu terinspirasi dari film Fifty Shades of Grey sebab teman-temannya sering membicarakan aktor tampan di film itu.Dia mengira dengan mengikuti adegan dalam film itu dia akan menjadi terkenal di sekolah. Menurut sang ibu, putranya itu menderita kelainan psikologis sebab ayahnya sering menyiksa dia ketika mabuk, seperti dilansir altervista.org, (26/2).Dia mengincar seorang remaja perempuan di dekat rumahnya karena sejak kecil dia naksir gadis itu tapi hanya bertepuk sebelah tangan.Dia berencana menjalankan aksi kejahatannya secara hati-hati. Suatu hari dia melihat gadis itu tengah berjalan sendirian dan dia langsung menjalankan rencananya. Menurut otopsi, gadis itu menderita luka berat akibat diikat dengan tali yang diujungnya beri kait tajam. Remaja laki-laki itu mengatakan dia menikmati teriakan dari gadis itu saat dia menyiksanya dengan tali itu. Dia juga memakai pita untuk kardus buat mengikat tali dan tangan gadis itu kuat-kuat hingga kulitnya berdarah.Gadis malang itu tewas akibat luka-luka di tubuhnya, bahkan wajahnya sudah sulit dikenali.Karena masih di bawah umur, remaja laki-laki itu tak bisa dihukum penjara dan hanya ditahan.
Main seks ala Fifty Shades of Grey, pria ini malah bunuh pacarnya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPria Swedia, 31 tahun, dituduh membunuh pacarnya dengan cara menyiksa ala film Fifty Shades of Grey.Pria tidak sebutkan namanya itu membunuh pacarnya yang asal Jerman berusia 28 tahun dengan cara memukuli korban 123 kali memakai penggaris kayu dan mengikatnya dengan tali nilon serta kondom.Pria itu mengklaim pacarnya bersedia menjadi budak seksnya namun polisi kemudian menemukan catatan harian korban yang menyatakan dia tidak mau disiksa dalam permaian seks mereka, seperti dilansir koran the Independent, Januari lalu.Pria itu membunuh pacarnya pada Oktober lalu. Sang korban diketahui adalah siswa yang mengikuti pertukaran pelajar di Swedia dan mengenal pacarnya ketika mengunjungi negeri itu sebelumnya.Polisi mengatakan pria itu menghubungi polisi setelah dia menyadari pacarnya tidak bernapas usai melakukan permainan seks.
Bocah 12 tahun tiru adegan Fifty Shades of Grey di taman
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBocah usia 12 tahun ketahuan meniru adegan film panas 'Fifty Shades of Grey' di hadapan seorang gadis di taman dekat rumahnya. Insiden ini diakui oleh ahli terapis anak-anak, dr. Steve Pope, dalam wawancaranya dengan radio BBC Radio Five.
Dia mengatakan sangat terkejut dengan pembicaraan yang dilakukan bersama klien ciliknya itu selama 24 jam terakhir. Pope meyakini film dan novel tentang sadomasokisme itu berdampak buruk pada publik Inggris.
"Fifty Shades of Grey membawa dampak buruk bagi anak-anak. Mereka berpikir melakukan hubungan seksual yang seharusnya dilakukan oleh orang dewasa," katanya seperti dilansir dari The Independent, Rabu (1/4).
Dari perbincangannya dengan bocah yang tak disebutkan namanya itu, terungkap kejadian di taman tersebut hanya sebagai eksperimen saja.
Pope mengatakan, perilaku seks di zaman sekarang masih sangat tabu untuk anak-anak. Menurutnya, peran sosial media dan internet sangat berpengaruh pada mental anak-anak.
"Seks itu bagai kecanduan, dan merupakan masalah pada anak-anak. Memang tidak mempengaruhi semua orang, tetapi beberapa dari mereka akan mengalami kecanduan dan itu lantaran peran dari internet," terang Pope.
Dia juga mengatakan tindakan seks pada anak-anak harus menjadi perhatian khusus lantaran belakangan ini kejahatan seksual semakin merajalela dan semuanya itu lantaran melihat porno.
Pope juga meminta pada para penulis untuk memperhatikan psikologi anak-anak apabila mengeluarkan karya sastra yang berbau porno.
Sekadar informasi, novel 'Fifty Shades of grey' karangan E.L James menggemparkan dunia ketika terbit pada 2011 lalu. Penulis Inggris itu menceritakan kisah cinta wartawati miskin dengan seorang pengusaha muda. Tapi yang bikin heboh adalah sisipan adegan-adegan sadomakisme kental yang detail. Misalnya mengikat dan memecut lawan main di ranjang.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya