Duta besar Indonesia : Assad masih kuat

Jumat, 22 Maret 2013 15:38 Reporter : Pandasurya Wijaya
Basyar al-Assad. politico.com

Merdeka.com - Duta Besar Indonesia untuk Suriah Wahib Abdul Jawad mengatakan meski kondisi Ibu Kota Damaskus cukup tegang beberapa hari ini, rezim Basyar al-Assad masih cukup kuat untuk bertahan.

"Sulit memperkirakan kapan rezim Assad akan tumbang. Tapi Assad masih cukup kuat. Warga Suriah masih banyak mendukung dia. Tentaranya juga masih kuat," kata Wahib ketika dihubungi merdeka.com melalui telepon selulernya, Jumat (22/3).

Wahib menuturkan kedutaan Indonesia di Suriah saat ini masih beroperasi dan lebih fokus pada bantuan pemulangan warga negara Indonesia. "Kami telah menetapkan pada Desember tahun lalu kondisi Darurat I untuk warga Indonesia di Suriah."

Hingga kini, kata dia, ada sekitar 1500 tenaga kerja Indonesia yang telah dipulangkan ke Indonesia sejak awal tahun ini. Saat ini ada sekitar 150 tenaga kerja yang mengungsi ke kedutaan. Setiap pekan kedutaan terus memulangkan tenaga kerja ke Indonesia. Jumlah warga Indonesia di Suriah ada sekitar 12.500 orang.

"Proses pemulangan tenaga kerja Indonesia itu harus melalui Ibu Kota Beirut, Libanon, karena bandara di Damaskus sudah tidak beroperasi," kata dia. Untuk proses pengurusan visa dari Beirut memerlukan waktu sekitar tujuh hari hingga sepuluh hari.

Pemberontak Suriah awal pekan ini mengatakan mereka telah menembakkan sejumlah mortir ke arah istana kepresidenan di Damaskus, termasuk bandar udara Internasional Damaskus dan sejumlah gedung keamanan.

Mohammed Saeed Ramadan al-Bouti, seorang ulama pendukung Assad berusia 90-an tahun kemarin tewas dalam serangan ledakan bom di sebuah masjid di Damaskus. Peristiwa itu juga menewaskan 42 orang dan melukai 84 lainnya. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Basyar Al Assad
  2. Konflik Suriah
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini