Dua jurnalis di antara 20 orang tewas akibat bom kembar di Afghanistan
Merdeka.com - Bom bunuh diri ganda meledak di sebuah klub gulat di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, hari ini. Para pejabat mengatakan insiden itu menewaskan sedikitnya 20 orang dan mencederai 70 lainnya.
Dikutip dari BBC, Kamis (6/9), awalnya seorang pengebom bunuh diri menewaskan empat orang di klub gulat Afghanistan itu. Lalu yang kedua meledak dari sebuah mobil yang menyerang tim medis saat tengah menangani insiden tersebut.
Dua wartawan dari stasiun televisi berita Tolo terbunuh, empat lainnya terluka oleh bom mobil tersebut. Serangan ini terjadi di distrik mayoritas muslim Syiah di Kabul.
Dalam sebuah unggahan di Twitter, pemimpin stasiun televisi Tolo, Lotfullah Najafizada, mengatakan mereka telah kehilangan dua jurnalis terbaiknya.
Sejauh ini serangan itu belum diklaim oleh kelompok mana pun, tetapi militan ISIS sebelumnya mengklaim melakukan serangan serupa di Distrik Dasht-e-Barchi.
Kawasan tempat lokasi ledakan bom ini dihuni banyak anggota minoritas Hazara.
Sebelumnya pada April, seorang wartawan BBC tewas di Provinsi Khost.
Menurut Reporters without Borders pada 2017, Afghanistan menduduki peringkat negara paling berbahaya ketiga di dunia untuk wartawan.
Reporter: Tanti Yulianingsih
Sumber: Liputan6.com
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya